Breaking News:

BOR Kota Tasikmaya Turun Signifikan, Kandinkes: Kabar Baik, tapi Jangan Lengah

"Ini kabar baik. Menurunnya BOR ini pun menjadi pertimbangan pemerintah pusat menurunkan level PPKM Kota Tasikmalaya dari level 4 ke level 3," ujarnya

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Kepala Dinkes Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, memberikan keterangan saat meninjau hotel yang dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19, Selasa (15/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA- Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah rumah sakit di Kota Tasikmalaya tercatat rata-rata menurun signifikan menjadi 54 persen.

"Iya, BOR ruang hunian rumah sakit penerima pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya rata-rata menurun signifikan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat, Jumat (6/8/2021).

Hal itu terjadi karena banyak pasien Covid-19 yang diisolasi di sejumlah rumah sakit, terutama RSU dr Soekardjo, sembuh dan diperbolehkan pulang.

"Ini kabar baik. Menurunnya BOR ini pun menjadi pertimbangan pemerintah pusat menurunkan level PPKM Kota Tasikmalaya dari level 4 ke level 3," ujar Uus.

Pengawasan PPKM di lapangan tetap ketat meski ada sejumlah aturan diperlonggar.

Baca juga: Objek Wisata Kabupaten Tasikmalaya Tetap Ditutup Meski Masuk PPKM Level 2

"Kawasan pusat perbelanjaan Jalan KHZ Mustofa misalnya, sewaktu level 4 ditutup total. Nah memasuki PPKM level 3 diberlakukan ganjil genap nomor kendaraan yang boleh masuk," kata Uus.

Uus meminta warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Jangan lengah sedikit pun karena virus korona ini masih bergentayangan. Siap masuk ke tubuh orang yang lengah terhadap protokol kesehatan," ujar Uus. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved