Breaking News:

Pembangunan Underpass Sriwijaya Cimahi Butuh Waktu 5 Bulan, Plt Wali Kota Minta Warga Sabar

Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan bahwa tujuan pembangunan underpass  Sriwijaya di Kota Cimahi bertujuan untuk mengatasi kemacetan

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Mega Nugraha

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID- CIMAHI- Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan bahwa tujuan pembangunan underpass  Sriwijaya di Kota Cimahi bertujuan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di persimpangan rel kereta api RS Dustira.

Ngatiyana menyebut, pembangunan underpass Sriwijaya jauh lebih efisien dibanding dengan membangun jalan layang. 

Ngatiyana menyebut Pemkot Cimahi bersyukur, pembangunan ini sudah direncanakan dalam beberapa tahun terakhir dan baru bisa dilakukan pada Juli akhir tahun ini.

"Kami tentunya merasa bersyukur karena proyek ini akhirnya biisa terlaksana tahun ini," ujar Ngatiyana saat ditemui Tribunjabar.id di Pemkot Cimahi, Kamis (05/08/2021).

Baca juga: Sejumlah Jalan di Cimahi Padat Siang Ini, Imbas Pembangunan Underpass Sriwijaya dan Rekayasa Jalan

Menurut Ngatiyana, pembangunan proyek senilai Rp 88 miliar ini ditargetkan akan rampung pada Desember 2021. Underpass ini rencananya akan memiliki panjang 600 meter dan lebar 9 meter.

"Untuk itu saya memohon maaf kepada masyarakat yang terganggu oleh pembangunan underpass Sriwijaya ini dan mohon bersabar sampai Desember atau akhir tahun ini," katanya. 

Pantauan Tribunjabar.id, Kamis (05/08/2021),  proyek underpass sudah mulai dilakukan dengan menebang pohon di Jalan Sriwijaya Raya.  Penebangan pohon-pohon yang besar dan rindang ini dilakukan di trotoar kiri dr arah RS Dustira atau kanan dari arah Pasar Antri.

Penebangan pohon besar ini jadi konsekuensi pembangunan underpass. 

"Kami terpaksa membangun underpass ini untuk kepentingan masyarakat sendiri," ujar Ngatiyana.  

Menurut Ngatiyana, selama ini kerap terjadi penumpukan kendaraan di perlintasan mereta api Dustira-Sriwijaya yang sangat membahayakan pengguna kendaraan yang melintas.

"Karena sering terjadi kemacetan dan memang kondisi penumpukan kendaraan di rel kereta ini sangat berbahaya maka underpass ini dibangun," katanya. (Kemal setia permana)
 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved