Breaking News:

Hotel-hotel di Bandung Kelimpungan Hadapi PPKM, di Rancabali Malah Dijual oleh Pemiliknya

Hotel bernama Pondok Gembyang di Rancabali itu bahkan dipasang spanduk 'Dijual', bukan lagi spanduk bertuliskan ditutup sementara.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN
Salah satu hotel dijual di Rancabali, Kabupaten Bandung, Rabu (4/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Diberlakukannya PPKM membuat pengusaha hotel dan restoran di Kabupaten Bandung pontang panting, bahkan sampai ada yang akan menjual seluruh asetnya.

Hal tersebut dikarenakan tak adanya pengunjung, hingga membuat tak ada pemasukan, dan pengeluaran tetap ada seperti pemeliharaan, pajak, dan bayar pegawai.

Seperti halnya hotel di Rancabali, Kabupaten Bandung.

Hotel bernama Pondok Gembyang itu bahkan dipasang spanduk 'Dijual', bukan lagi spanduk bertuliskan ditutup sementara.

Saat dikonfirmasi kepada pemilik sekaligus pengelola Pondok Gembyang, Yanuar Ahmad Safari (41), dia membenarkan hotel tersebut akan dijual.

Yanuar mengaku, pihaknya ingin menjual semua aset hotel tersebut karena tak sanggup lagi, dengan kondisi sekarang, pemasukan tak ada pengeluaran banyak, kerugian lebih dari Rp 100 juta per bulan.

"Pendapatan bulan Juni Juli, hanya dapat Rp 2 juta. Itu hanya cukup bayar listrik, listrik juga Rp 1,5 juta per bulan. Pokoknya tekor pak ngocek duit pribadi sendiri buat nombokinnya," kata Yanuar saat ditemui di hotelnya, Rabu (4/8/2021). 

Yanuar mengaku bingung dengan kondisi seperti ini, makanya memutuskan menjual hotelnya.

"Ditambah bapak sudah gak ada, jadi keluarga berembuk dan memutuskan untuk dijual. Kami sudah gak kuat menghadapi PPKM seperti ini, sudah kami jual aja." kata Yanuar.

Baca juga: Sejumlah Tempat Wisata, Hotel, dan Restoran Kabupaten Bandung Kibarkan Bendera Putih

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved