Breaking News:

Siti Muntamah: Akselerasi Vaksinasi di Puskesmas masih Harus Ditingkatkan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah, mengatakan vaksinasi di tingkat puskesmas di Jawa Barat masih harus ditingkatkan

dok.dprd jabar
Akselerasi Vaksinasi di Puskesmas masih Harus Ditingkatkan 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah, mengatakan vaksinasi di tingkat puskesmas di Jawa Barat masih harus ditingkatkan demi mencapai target 70 persen warga Jabar tervaksinasi Covid-19 sampai akhir 2021.

Vaksinasi di Kota Bandung, kata Siti, menurutnya sudah terlaksana secara masif. Rata-rata dalam satu puskesmas melakukan vaksinasi pada 150 sampai 200 orang.

“Ada 80 puskesmas di Kota Bandung melakukan hal yang sama, tetapi dengan vaksinasi yang dilakukan di puskesmas ini ternyata akselerasinya masih kecil jika dibandingkan target,” kata Siti yang berasal dari Fraksi PKS tersebut, melalui ponsel, Rabu (4/8).

LSiti mengatakan perlunya keterlibatan dari pihak-pihak lain seperti organisasi dan juga Kepolisian dan TNI, agar semuanya bisa berjalan dengan lancar dan tepat waktu, juga sesuai dengan protokol kesehatan.

“Salah satu berita menggembirakan hari ini adalah turunnya angka postifif aktif Covid-19 di Kota Bandung, kemarin catatanya 9.100, hari ini 7.000 dan memang ini saya tanyakan betul, alhamdulilah ada penurunan sampai 60 persen,” kata anggota dewan Dapil Kota Bandung dan Kota Cimahi ini.

Siti menambahkan, protokol kesehatan tetap tidak boleh longgar dan tetap harus ketat. Ia juga berharap pihak yang berwajib bisa memberikan akses testing, tracing, dan vaksin, yang mudah untuk masyarakat juga membangun kebersamaan dengan mengadakan kegiatan Bandung Berbagi di masa PPKM ini.

“Ada juga Program PKK peduli isoman warga. Ini kita lakukan sedemikian rupa, seperti food bank untuk nakes di RSUD sampai 700 paket,” tambahnya.

Siti menyatakan pada kegiatan reses kali ini pihaknya tidak mengundang warga, melainkan memantau apa yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya Kota Bandung.

“Pertama adalah menghormati kebijakan yang telah dikeluarkan oleh inmendagri tentang status Kota Bandung dan Cimahi, yaitu level 4. Di salah satu poin, level 4 itu tidak boleh ada pertemuan dan kerumunan, saya menghormati itu,” ujarnya.

“Kami memantau apa yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya di Kota Bandung yaitu penanggulangan Covid-19, salah satunya memantau vaksinasi, pelaksanaan PPKM, dan memastikan para nakes itu bekerja dengan sangat baik dan pelayanan akses warga untuk mendapatkan vaksin pun mudah,” ucap Siti. (adv)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved