Breaking News:

Soal Sumbangan Rp 2 Triliun, Kepala PPATK: Apakah Akidi Tio Pernah Masuk 10 Besar Majalah Forbes?

Dalam kasus itu, Petugas PPATK diminta untuk memantau keluarga pengusaha Akidi Tio karena melibatkan pejabat negara.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ), Dian Ediana Rae (tengah). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Kasus sumbangan Rp 2 miliar dari keluarga Akidi Tio mengundang perhatian Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ), Dian Ediana Rae.

Menurutnya, kasus tersebut mengundang pertanyaan. Secara terang-terangan, Dian Ediana Rae menyebut Akidi Tio tidak masuk daftar konglomerat Indonesia.

Menurutnya, ada ketidaksesuaian antara profil antara profil pemberi sumbangan dan kondisi keuangannya.

“Mungkin teman-teman ada yang mengetahui. Apakah Akidi Tio pernah masuk jajaran 10 besar majalah Forbes? Apakah pernah tercatat pembayar pajak terbesar? Itu kan sebenarnya mudah saja kita mencari kesimpulan,” kata Dian Ediana Rae saat bincang dengan Tribun Network, Selasa (3/8/2021).

Dalam kasus itu, Petugas PPATK diminta untuk memantau keluarga pengusaha Akidi Tio karena melibatkan pejabat negara.

“Kalau tidak turun, malah menurut undang-undang kami PPATK bersalah," ujarnya.

Baca juga: Fakta Baru Sumbangan Rp 2 Triliun dari Keluarga Akidi Tio, Begini Kata Polisi

Ia mengatakan PPATK tidak menggunakan insting praduga tak bersalah dalam kasus ini.

"Kami instingnya praduga bersalah. Jadi, kami selalu bersikap hati-hati tetapi sambil melihat ke faktor-faktor mencurigakan untuk memastikan bahwa segala sesuatu berjalan dengan perundang-undangan," ucap dia.

Ia mengatakan masyarakat perlu memperoleh informasi sejelas-jelasnya mengenai perkembangan kabar ini.

"Kita sangat cepat. Begitu berita masuk, kami langsung masuk juga melakukan analisa," ucap Dian Ediana Rae.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved