Breaking News:

Raih Medali Emas, Apriyani Catat Sejarah Pemain Termuda di Olimpiade Tokyo, Menang Mental

Apriyani Rahayu tercatat menjadi atlet termuda peraih emas di ganda putri dengan usia 23 tahun 3 bulan

Editor: Siti Fatimah
Alexander NEMENOV / AFP
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia berpose dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Alexander NEMENOV / AFP) 

“Tahan dulu Pri. Fokus dulu,” kata Greysia. Apriyani pun langsung menghampiri Greysia sambil tersenyum. Ia bahkan terlihat mencium tangan Greysia.

Baca juga: Jokowi Video Call Undang Greysia/Apriyani ke Istana: Saya Deg-degan Saat Gim Pertama

“Yang paling penting memang jaga pikiran dan ketenangan, karena ini final,” kata Apriyani.

Di sisi lain, Jia mengakui ia dan pasangannya masih sedikit gugup karena ini adalah pertama kalinya mereka bermain di olimpiade.

"Kami harus mengakui bahwa lawan kami bermain lebih baik dari kami dan mereka lebih berpengalaman, karena salah satu dari mereka telah berpartisipasi di olimpiade beberapa kali," kata Jia dikutip dari xinhuanet.

Chen juga mengatakan hal senada.

"Kami memiliki kekurangan, dan kami harus mengakuinya dan belajar dari lawan kami," katanya.

“Itu bukan hasil yang sempurna bagi kami tentu saja. Kami memiliki sedikit penyesalan, tetapi saya pikir kekalahan itu akan memotivasi kami lebih banyak lagi. Kita akan mulai dari awal lagi,” tambah Chen.

Penantian

Kemarin, sejarah juga ditorehkan pebulutangkis Anthony Sinisuka Ginting. Ia meraih perunggu usai mengalahkan pebulu tangkis Guatemala, Kevin Cordon, dua set langsung 21-11 dan 21-13 dalam tempo permainan 38 menit.

Hasil positif ini mengakhiri puasa medali di nomor tunggal putra yang sudah berlangsung selama 17 tahun. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved