Breaking News:

Pemkab Cirebon Hapuskan Sanksi Denda Pajak Daerah Jadwalnya Panjang, Ini Jenis-jenis Denda Pajak

Pemkab Cirebon menghapuskan sanksi denda bagi wajib pajak yang menunggak tagihan pajak daerah di antaranya Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan,

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kanan), saat konferensi pers tentang Penghapusan Denda Pajak Daerah di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (3/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemkab Cirebon menghapuskan sanksi denda bagi wajib pajak yang menunggak tagihan pajak daerah.

Pajak-pajak tersebut di antaranya Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Parkir, Pajak Reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, serta PPB-P2.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, program penghapusan sanksi denda itu dalam rangka memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia.

Menurut dia, program itu berlaku bagi wajib pajak yang mempunyai tunggakan dan membayarnya pada Agustus - 30 September 2021.

"Masyarakat hanya membayar beban pokok pajaknya, tidak ada dendanya karena dihapus," kata Imron Rosyadi saat ditemui di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (3/8/2021).

Ia mengatakan, jika melewati batas waktu yang ditentukan maka wajib pajak yang mempunyai tunggakan bakal tetap dikenakan denda.

Selain itu, penghapusan sanksi denda pembayaran pajak daerah juga menjadi upaya untuk meringankan para pelaku usaha terdampak PPKM Level 4.

"Mereka ikut terdampak, karena harus membatasi jam operasionalnya dan memengaruhi pendapatannya juga," ujar Imron Rosyadi.

Imron menyampaikan, kondisi tersebut berpotensi membuat pelaku usaha telat membayar pajak daerah sehingga mendapat sanksi denda.

Karenanya, pihaknya berharap masyarakat Kabupaten Cirebon memanfaatkan sebaik mungkin program tersebut.

"Untuk PBB-P2 tunggakan dari 2009 sampai 2020 juga dihapuskan bagi wajib pajak yang membayar paling lambat 30 September 2021," kata Imron Rosyadi. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved