Minggu, 17 Mei 2026

Inilah Sosok di Balik Kesuksesan Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Lihat Daftar Prestasinya

Inilah sosok di balik keberhasilan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyumbang medali emas bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020.

Tayang:
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Alexander NEMENOV / AFP
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia berpose dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Alexander NEMENOV / AFP) 

TRIBUNJABAR.ID - Inilah sosok di balik keberhasilan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyumbang medali emas bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020.

Dia adalah pelatih Eng Hian.

Eng Hian adalah salah seorang legenda bulu tangkis Indonesia.

Baca juga: Keberhasilan Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade 2020 Jadi Kado Indah HUT Kemerdekaan RI

Bersama Flandy Limpele, pria yang akrab disapa Didi itu berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi Merah Putih pada Olimpiade Athena 2004.

Semasa aktif bermain, Eng Hian merupakan pebulu tangkis spesialis ganda putra.

Selain Flandy Limpele, Eng Hian yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, juga pernah berpasangan dengan Hermono Yuwono dan Rian Sukmawan.

Ia sempat bermain untuk Inggris pada periode 2001-2003, lalu kembali memperkuat Indonesia menjelang Olimpiade Athena 2004. 

Selain medali perunggu Olimpiade Athena 2004, Eng Hian juga ikut meraih medali emas nomor beregu putra pada SEA Games 1999 di Bandar Seri Begawan, Brunei.

Eng Hian juga masuk skuad Merah Putih untuk Piala Sudirman 1999 dan 2001, serta Piala Thomas 2004.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, saat menjalani laga perempat final Kejuaraan Dunia 2018, di Nanjing Olympic Sports Centre, China, Jumat (3/8/2018). 
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, saat menjalani laga perempat final Kejuaraan Dunia 2018, di Nanjing Olympic Sports Centre, China, Jumat (3/8/2018).  (BADMINTON INDONESIA)

Penampilan profesional terakhir Eng Hian adalah pada Dutch Open 2006 di mana ia berduet dengan Rian Sukmawan dan berhasil menjadi juara.

Sejak Maret 2014, Eng Hian mendapatkan tugas dari PBSI untuk menangani ganda putri di pelatnas Cipayung.

Eng Hian mengungkapkan, melatih sektor ganda putri bukanlah pekerjaan mudah.

Hal ini ia ungkapkan usai Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi juara Daihatsu Indonesia Masters 2020.

"Tahun lalu memang berat buat mereka, ada kendala dari mulai Greysia cedera, sampai kendala non-teknis yang sifatnya internal sampai pada suatu saat saya bilang sama mereka 'take it or leave it, berubah. Kalau tidak, lupakan saja Olimpiade," tutur Eng Hian dikutip dari Badminton Indonesia, akhir Januari tahun lalu.

Eng Hian juga mengungkapkan bahwa Olimpiade merupakan target terbesar untuk Greysia Polii dan Apriyani Rahayu.

"Target utama mereka kan lebih dari ini. Dalam hati tentu saya bangga sama mereka, luar biasa. Tapi saya nggak mau mereka puas di sini, jadi biasa saja. Habis juara, bagus, tapi itu di depan masih ada Olimpiade, target yang lebih besar lagi," ucap Eng Hian.

Baca juga: Keberhasilan Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade 2020 Jadi Kado Indah HUT Kemerdekaan RI

Kini, harapan Eng Hian untuk mengantarkan anak asuhnya meraih prestasi tertinggi pada ajang Olimpiade sudah tercapai.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mempersembahkan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bagi Indonesia usai mengalahkan wakil China, Chen Qingchen/Jia Yifan, pada pertandingan final ganda putri, Senin (2/8/2021).

Greysia dan Apriyani pun mengukir sejarah dengan menjadi ganda putri pertama Indonesia yang mampu memenangi medali emas Olimpiade.

Bagi Eng Hian, medali emas Greysia/Apriyani seperti menyempurnakan raihan perunggu miliknya saat ia tampil di Olimpiade sebagai pemain.

Biodata Eng Hian

Nama lengkap: Eng Hian

Tempat, tanggal lahir: Surakarta, 17 Mei 1977

Usia: 44 tahun

Aktif bermain: 1997-2006

Pasangan: Muliyaningsih Baiin

Prestasi:

Pemain:

- Medali perunggu Olimpiade Athena 2004 (bersama Flandy Limpele)

- Medali emas beregu putra SEA Games 1999

- Juara Korea Open 1999, Denmark Open 2000, Malaysia Open 2000, Singapore Open 2002, Swiss Open 2003, Japan Open 2003, German Open 2003 (bersama Flandy Limpele)

Juara New Zealand Open 2006, Dutch Open 2006 (bersama Rian Sukmawan)

Pelatih:

- Medali emas Asian Games 2014 (Greysia Polii/Nitya Krsihinda Maheswari)

- French Open 2017 (Greysia Polii/Apriyani Rahayu)

- India Open 2018 (Greysia Polii/Apriyani Rahayu)

- Medali emas SEA Games 2019 (Greysia Polii/Apriyani Rahayu)

- Juara Ganda Putri Thailand Open 2021 (Greysia Polii/Apriyani Rahayu)

- Medali emas Olimpiade Tokyo 2020 (Greysia Polii/Apriyani Rahayu)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Profil Eng Hian, Pelatih Ganda Putri yang Antar Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo"

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved