Breaking News:

Bupati Pangandaran Minta Jika Bergejala Covid Langsung ke Rumah Sakit Agar Tak Terlambat Penanganan

Angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Pangandaran lebih dari tiga persen.

Penulis: Padna | Editor: Giri
Tribun Jabar/Padna
Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Pangandaran lebih dari tiga persen.

Untuk itu, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, memohon agar secepatnya datang ke rumah sakit ketika ada gejala.

"Karena kenapa banyak pasien yang meninggal? Itu karena kebanyakan masyarakat yang datang ke rumah sakit itu hampir melewati fase paru," ujar Jeje kepada beberapa wartawan di Pendopo Kabupaten Pangandaran, Senin (2/8/2021)

"Jangan menunggu parah atau memasuki fase kritikal. Apalagi pasien yang mempunyai penyakit komorbid, secepatnya datang ke rumah sakit," ucapnya.

Dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Pandega Pangandaran, Erisanti Nurfarida, mengajak untuk bersama-sama memahami tentang wabah Covid-19 ini. 

Karena, satu hal yang menghawatirkan dan membuat miris adalah masyarakat ketakutan kalau diperiksa ke fasilitas kesehatan.

"Biasanya mereka (masyarakat yang sakit) ada pikiran takut dicovidkan, jadi pemikiran semacam ini sebaiknya kita hilangkan," katanya. 

Menurutnya, beberapa penilaian kenapa angka kematian tinggi itu karena kebanyakan yang datang ke rumah sakit atau ke fasilitas kesehatan lainnya, pasien itu sudah masuk ke fase berat.

Pada perjalanan penyakit Covid-19 ini, pihaknya mengenal ada beberapa fase. 

Dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Pandega Pangandaran, Erisanti Nurfarida.
Dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Pandega Pangandaran, Erisanti Nurfarida. (Tribun Jabar/Padna)

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved