Breaking News:

Viral Video Pembongkaran Tenda di Tempat Wisata di Pengalengan, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Viral di media sosial tenda-tenda kemah di Pineus Tilu, Pangalengan, Kabupaten Bandung dibongkar Satgas Covid-19, Kecamatan Pangalengan

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Siti Fatimah
tangkapan layar tiktok
Viral di media sosial tenda-tenda kemah di Pineus Tilu, Pangalengan, Kabupaten Bandung dibongkar Satgas Covid-19, Kecamatan Pangalengan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Viral di media sosial tenda-tenda kemah di Pineus Tilu, Pangalengan, Kabupaten Bandung dibongkar Satgas Covid-19, Kecamatan Pangalengan.

Camat yang merupakan ketua Satgas Covid 19 Pangalengan, Eef Syarif Hidayatulloh,  menjelaskan soal tempat wisata dibongkar 
Itu sebenarnya pihaknya bersama Polri, TNI sedang mengimbau dan memonitoring.

"Sekarang kan kita sedang PPKM sampai hari ini, dan di sana wisata kan ditutup sementara," ujar Eef, saat sihubungi melalui telepon seluler, Senin (2/8/2021).

Baca juga: VIDEO-VIRAL Penampakan Mirip Kuntilanak Terekam CCTV, Wanita Berbaju Putih Berambut Panjang

Eef mengaku, pihaknya sudah mengimbau ebberapa kali, ke semua pengelola,  menganjurkan untuk ditutup, dengab humanis karena mencegah penyebaran Covid.

"Namun, ternyata masih ada wisatawan (yang datang). Kemudian kami lakukan penyekatan di pinggir jalan, supaya mengurangi arus mobilitas masyarakat," ucap Eef.

Eef mengatakan, tapi ketika kita tinjau ke lokasi masih ada (yang buka).

"Maka, tim dari Polsek, Koramil memanggil kepada pengelola supaya dibongkar. Dibongkarnya pun oleh pengelola itu sendiri, dan dibantu oleh petugas, bahkan tendnya itu juga, ada (disimpan) di pengelola," ujarnya.

Mengambil tindakan tegas, kata Eef,  pihaknya sudah bilang, sudah memberikan imbauan, surat edaran, spanduk sudah kita pasang juga di tempat wisata, supaya sama-sama bertanggung jawab. 

Baca juga: Video Viral, Bapak Tua Ingin Vaksinasi Covid-19 Kayuh Sepeda 15 KM, Warganet Dukung Jadi Duta Vaksin

"Namun ternyata masih ada saja wisatawan yang datang ke sana. Kita panggil lagi (pengelola), akhirnya bikin surat pernyataan, agar melaksanakan imbauan itu," tuturnya.

Ternyata setelahnya melakukan semuanya, kata Eef, masih saja ada wisatawan yang datang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved