Breaking News:

Varian Delta Covid-19 Sudah Menyebar Merata di Indonesia, Pemerintah Perkuat Tracing dan Testing

Sejak awal tahun 2021 hingga 28 Juli, Indonesia telah melaporkan 3,651 hasil sequencing atau pengurutan, ke dalam database global.

Editor: Ravianto
outlookindia
Ilustrasi varian baru virus corona yakni virus Delta atau B.1.67.2 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Juru Bicara Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid mengatakan, sebaran varian Delta Covid-19 hampir merata di seluruh Indonesia berdasarkan penelitian spesimen.

“Varian Delta mendominasi 86% spesimen yang dilakukan sequencing dalam 60 hari terakhir, dan berasal dari 24 provinsi, sehingga dapat dikatakan persebaran ini hampir merata di seluruh Indonesia,” ungkap Nadia melalui pernyataan tertulis yang diterima Minggu (1/8/2021).

Ia memaparkan, jejaring laboratorium genomic sequencing (metode pengurutan genom untuk memetakan mutasi virus) di bawah komando Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) terus berupaya menelusuri pola persebaran varian virus corona di Indonesia.

Sejak awal tahun 2021 hingga 28 Juli, Indonesia telah melaporkan 3,651 hasil sequencing atau pengurutan, ke dalam database global.

Tercatat di dalamnya, 3 dari 4 varian virus Corona yang harus diwaspadai, yaitu varian Alfa, Beta dan Delta.

"Hal ini patut menjadi perhatian bersama, lantaran potensi penularan varian ini sangat tinggi," tutur perempuan berhijab ini.

Tingkatkan Testing dan Tracing

Untuk menekan penyebaran COVID-19, pemerintah melakukan penguatan testing dan tracing terutama di pemukiman padat penduduk.

Mekanisme tracing atau pelacakan juga akan menggunakan sistem perangkat lunak Silacak untuk memudahkan mengetahui kontak erat pasien.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved