Breaking News:

Khawatir Pasokan Oksigen Kurang, Pemkab Pangandaran Akan Beli Generator Oksigen

Saat oksigen habis dan yang meninggal sampai sehari 11 orang. Itu menjadi pembelajaran bagi kita sehingga di Pangandaran oksigen menjadi lebih penting

Penulis: Padna | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Padna
Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, di ruangan Pendopo Kabupaten Pangandaran, Senin (2/8/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN- Untuk mengurangi angka kematian pasien Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pangandaran segera membeli mesin generator oksigen.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, sudah berkordinasi dengan petugas medis yang menangani pasien di RSUD Pandega Pangandaran, Minggu (1/8/2021) malam.

Satu di antara yang dibahas adalah ketersediaan oksigen.

"Saat oksigen habis dan yang meninggal sampai sehari 11 orang. Itu menjadi pembelajaran bagi kita sehingga di Pangandaran oksigen menjadi lebih penting," ujar Jeje Wiradinata di ruangan Pendopo Kabupaten Pangandaran, Senin (2/8/2021).

Jeje mengaku sudah terjun langsung untuk mengkomunikasikan mengenai ketersediaan oksigen.

"Kami khawatir karena pasokan oksigen masih terbatas. Kontra -kontrak oksigen yang sebulan ketika sebelum pandemi ini mendapatkan 5 sampai 6 ton dalam seminggu, kini terhenti," ujarnya

Baca juga: Lagi, PLN Salurkan Bantuan Oksigen Penanganan Covid ke 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah

Sebagai solusi, ucap Jeje Wiradinata, Pemkab Pangandaran harus membeli mesin oksigen. "Generator yang harganya cukup mahal sekitar Rp 5,4 miliar," katanya.

Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Asep Kemal Pasha, menyebut generator oksigen yang rencananya dibeli itu bisa menghasilkan oksigen untuk 300 pasien.

"Ukurannya itu 500 lpm (liter per menit), kalau dikonversikan ke pasien itu bisa untuk sekitar 300 pasien," katanya.

"Kalau misalnya nanti kita memakai alat bantu seperti ventilator ataupun HFNC (High Flow Nasal Cannula/alat bantu pernapasan) karena, yang boros itu biasanya HFNC, itu bisa masih sekitar 200 hingga 250 pasien."

Catatannya, kasus Covid-19 di Pangandaran landai, bahkan diharapkan menurun.

"Sampai misalnya, ratusan pasien yang harus menggunakan alat bantu, bisa-bisa kita kurang lagi oksigen," ucap Asep. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved