Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Biarkan Greysia/Apriyani Menikmati Pertandingan, Saat Lawan Ganda Cina di Final Olimpiade Siang Ini

Pelatih Greysia/Apriyani meminta publik tak terlalu memaksa ganda putri Indonesia ini meraih emas. Biarkan Greysia/Apriyani menikmati permainan.

Editor: taufik ismail
Super Ball/Feri Setiawan
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat bermain melawan pasangan bulutangkis Korea, Chae Yoo Jung/Hye Rin Kim dalam kejuaraan bulutangkis Indonesia Master 2018 di Istora, Senayan, Jakarta, Jumat (26/1/2018). Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil kalahkan Chae Yoo Jung/Hye Rin Kim dengan skor 21-16 21-15. 

TRIBUNJABAR.ID - Harapan Indonesia untuk meraih emas kini ada di pundak dua pendekar wanita di cabang bulu tangkis.

Senin (2/8/2021) siang, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan bertanding di final Olimpiade Tokyo.

Momen menegangkan bakal tersaji di laga ini.

Di laga nanti Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan menantang pasangan favorit dari Cina, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan untuk perebutan medali emas.

Grey-Ap, julukan Greysia/Apriyani, melaju setelah di babak semifinal, Sabtu lalu, menyingkirkan pasangan Shin Seung-chan/Lee So-hee dari Korea Selatan 21-19 21-17 .

Mereka mencetak sejarah sebagai ganda putri pertama Indonesia yang lolos ke semifinal. Kebanggaan tertinggi tentu saja meraih medali emas.

Namun, lawan mereka bukan sembarangan. Chen Qingchen/Jia Yifan adalah pemegang peringkat 2 dunia BWF. Posisi mereka empat level berada di atas Greysia/Apriyani.

Dari sembilan pertemuan, pasangan Chen/Jia memetik enam kemenangan atas wakil Indonesia ini.

Dalam empat pertemuan terakhir di tahun 2019, Grey-Ap juga cuma satu kali menang.

Sejarah pertemuan memang tak memihak wakil merah putih. Namun, selain faktor teknis, faktor nonteknis juga berpengaruh sangat besar, apalagi di babak final.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved