Breaking News:

Terlambat Vaksin Covid-19 Kedua atau Positif Covid-19 Sebelum Vaksin Kedua, Ini yang Harus Dilakukan

Jarak antara vaksin dosis pertama dan kedua cukup lama, sebagian orang terkadang lupa atau terlambat untuk mendapatkan vaksin dosis kedua

Editor: Seli Andina Miranti
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Penumpang saat disuntik vaksin Covid-19 di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Rabu (28/7/2021). 

TRIBUNJABAR.ID - Indonesia saat ini sedang mengupayakan pemerataan vaksinasi Covid-19. Sementara itu, vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia saat ini memerlukan dua dosis untuk penggunaannya.

Vaksinasi dua dosis tersebut bertujuan agar mendapatkan antibodi yang optimal.

Namun dalam dua dosis vaksin tersebut, tidak langsung disuntikkan dua kali pada tubuh melainkan ada interval waktu yang dibutuhkan.

Sayangnya, karena jarak antara vaksin dosis pertama dan kedua cukup lama (bisa sampai 4 minggu atau lebih), sebagian orang terkadang lupa atau terlambat untuk mendapatkan vaksin dosis kedua.

Tak hanya lupa, ada juga yang terlambat mendapatkan vaksin dosis kedua karena suplai vaksin yang terbatas dan masih mengandalkan kiriman dari luar negeri yang bertahap.

Lalu bagaimana jika terlambat mendapatkan vaksin dosis kedua?

Vaksin Covid-19 di Indonesia

Di Indonesia sendiri, hingga Juli 2021 ada empat jenis vaksin Covid-19 yang digunakan.

Dilansir dari Kompas.com, keempatnya yakni Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, dan Moderna. Di luar itu, rencananya Indonesia juga akan menggunakan vaksin Pfizer sebagai vaksin Covid-19.

Baca juga: Pasar Baru Sudah Buka Lagi, Pedagang Pakai Sistem Ganjil Genap, Pengunjung Harus Sudah Vaksin

Setiap jenis vaksin memiliki rentang waktu antara dosis pertama dan kedua yang berbeda.
Berikut rincian rentang waktu antara pemberian vaksin dosis pertama ke dosis kedua:

  • Sinovac: 2 sampai 3 minggu
  • Sinopharm: 3 sampai 6 minggu
  • AstraZeneca: 8 sampai 12 minggu
  • Moderna: 3 sampai 6 minggu
  • Pfizer: 4 sampai 6 minggu

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved