Breaking News:

Sharing Session with UMKM: Digitalisasi Bantu UMKM Selama Pandemi

Pandemi Covid-19 telah berdampak bagi sebagian besar UMKM. Namun, UMKM terus berusaha bertahan dan menjadi penyelamat ekonomi nasional.

Penulis: Shania Septiana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/SHANIA SEPTIANA
Tangkapan layar webinar sharing session with UMKM yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Unjani, Sabtu (31/7/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Shania Septiana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pandemi Covid-19 telah berdampak bagi sebagian besar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Begitu juga dengan dampak krisis sebelumnya. Namun, UMKM terus berusaha bertahan dan menjadi penyelamat ekonomi nasional.

"Konsen terhadap keberlangsungan UMKM yang banyak terkena dampak pandemi. Kita ingin menyemangati teman-teman UMKM, dengan memotivasi teman-teman," ucap Dwi Indah dalam Webinar Sharing session with UMKM yang diselenggarakan dalam rangka kegiatan pengabdian masyarakat Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Sabtu (31/7/2021).

Dwi juga menyampaikan, betapa pentingnya membuat pencatatan usaha yang dimiliki setiap pegiat UMKM, sekecil apapun uang yang keluar dan masuk.

"Kenapa kita harus membuat pencatatan ? supaya kita dapat informasi dari usaha yang kita lakukan, dengan disiplin kita bisa tahu provit dari usaha yang dijalankan," ujarnya.

Acara yang diselenggarakan kurang lebih dua jam ini diikuti oleh beberapa pegiat UMKM dari beberapa daerah terkhusus Kota Bandung dan Kota Cimahi.

Tidak hanya itu, hadir juga tiga orang narasumber yang kompeten di bidangnya guna membagikan pengalaman, tips dan trik kepada para peserta Webinar yang memiliki usaha.

Diantaranya, Mohammad Fauzi Kusumawardana, ST, MM, pemilik Qwerty Coffee. Danny Ardiansyah SE., MM, pemilik BJ Music School dan Slameto ST., M.Eng, pemilik usaha daur ulang plastik Kembar Plastik.

Ketiga narasumber tersebut juga memiliki struggle pointnya masing-masing menangani usaha ditengah pandemi.

Seperti Fauzi misalnya, saat pandemi yang pertama dia lakukan adalah memetik hikmah dari apa yang terjadi kemudian mengambil nilai positif dan menjadikan motivasi supaya tahu langkah apa selanjutnya yang harus Fauzi lakukan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved