Nasib Prajurit TNI Tertembak, Pacar Diminta Datang ke Rumah Sakit, Difasilitasi KSAD Andika Perkasa

Pratu Romy kini terbaring di rumah sakit setelah ditembak. Prajurit Yonif 403/WP itu harus menjalani perawatan.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Hilda Rubiah
YouTube/TNI AD
KSAD Andika Perkasa menjenguk prajurit yang tertembak 

TRIBUNJABAR.ID - Pratu Romy kini terbaring di rumah sakit setelah ditembak. Prajurit Yonif 403/WP itu harus menjalani perawatan.

Kondisi Pratu Romy masih terus diobservasi dokter.

Saat dirawat di rumah sakit, Pratu Romy sempat dijenguk Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

Baca juga: Haidir Anam Jadi TNI, Tak Lupakan Sandi yang Kuli Bangunan, Persahabatannya Disorot Andika Perkasa

KSAD Andika Perkasa datang bersama istrinya, Ketua Umum Persit Kartika Chadra Kirana, Hetty Andika Perkasa.

Kunjungan tersebut diunggah di YouTube TNI AD, 11 Juli 2021.

Pratu Romy lahir dari ayah seorang satpam dan ibu yang bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Selama di rumah sakit, Pratu Rom tidak ditemani keluarganya sebab ayah dan ibu Pratu Romy tinggal di Kalimantan Barat.

Ada alasan keluarganya tak bisa menemani Pratu Romy yang dirawat di Jakarta.

Ayah Romy tidak bisa meninggalkan pekerjaan. Selain itu, kondisi ekonomi keluarganya pun tidak memungkinkan.

"Enggak ada duit. Mau tapi..." ujar ayah Romy dalam sambungan telepon.

KSAD Andika Perkasa menjenguk prajurit yang tertembak
KSAD Andika Perkasa menjenguk prajurit yang tertembak (YouTube/TNI AD)

Kemudian KSAD Andika Perkasa menyanggupi untuk memfasilitasi kelurga Romy untuk menjenguk ke Jakarta.

"Kalau gitu gini nanti akan dibayarin. Persiapan saja," ucap Andika Perkasa.

Tidak hanya orangtua Romy namun pacar Romy, Cindi Permiati juga diminta ke rumah sakit.

Awalnya Romy tidak ingin membuat orangtua dan pacarnya khawatir.

Romy meminta sang pacar untuk tidak ke Jakarta ketika Cindi berencana untuk menjenguk.

Namun ketika Andika Perkasa meminta datang. Romy segera berubah pikiran.

Romy menelepon kekasih yang sudah menjadi tunangannya itu.

Baca juga: Istri KSAD Andika Perkasa Tak Kuasa Bendung Air Mata Saat Jenguk Personel TNI yang Tertembak

Sang pacar yang berada di Yogyakarta menyanggupi pergi ke Jakarta.

"Yang, halo, kamu mau datang ke Jakarta lihat saya enggak? Nanti dibayarin Bapak Kasad," kata Romy.

Panggilan sayang Romy kepada pacar memantik sorakan dari prajurit lainnya.

"Besok pagi. Oh iya, siap-siap. Ketemu Bapak KSAD-nya langsung enggak?" tanya Cindi.

Cindi datang bersama ayah dan ibunya. Ia difasilitasi tes swab dan diantar menggunakan mobil pribadi.

Ia bersedia merawat sang kekasih.

Sebelum dihubungi Romy, Cindi sudah bersiap ingin ke Jakarta menggunakan kereta.

"Saya bilang sama Mas Romy. yang boleh enggak jenguk ke Jakarta naik kereta turun di Pasar Senen kan dekat.

'Sudah enggak usah aku sudah membaik'. Ya sudah kalau enggak boleh. Berubah pikiran mungkin waktu Bapak Kasad ke sini," cerita Cindi.

Lihat videonya di sini

Kuli Bangunan Disuruh Pulang Andika Perkasa

Sandi Rihata, salah satu pekerja kuli bangunan di Mabes AD mendadak ditemui oleh KSAD Jenderal Andika Perkasa saat sedang bekerja.

Ia tidak menyangka dengan kedatangan Jenderal Andika Perkasa dan istrinya Hetty Andika Perkasa apalagi Sandi Rihata saat itu diperintahkan untuk pulang.

Jenderal Andika Perkasa minta Sandi Rihata segera pulang untuk mengantarkan adikan Iin Riani pulang ke Cirebon.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Iin Riani yang merupakan adik dari Sandi Rihata menjalani operasi usai dibantu oleh Jenderal Andika Perkasa.

Usai operasi, Iin Riani bahkan dipekerjakan di RS Tingkat III Ciremai, Cirebon.

Dikutip dari Tribunnews.com,  Jenderal Andika Perkasa mendadak perintahkan seorang kuli bangunan Mabes AD, Sandi Rihata pulang saat sedang bekerja.

Namun, Jenderal Andika Perkasa ternyata punya tujuan baik di balik sikapnya itu.

Momen tersebut terekam dalam tayangan di channel youtube TNI AD baru-baru ini.

Dalam video tersebut, tampak Jenderal Andika Perkasa dan istrinya, Hetty Andika Perkasa menghampiri Sandi Rihata yang sedang bekerja di Mabes AD.

Jenderal Andika Perkasa menyuruh Sandi Rihata segera pulang.

Tujuannya agar Sandi bisa mengantar adiknya, Iis Riani berangkat bekerja keesokan harinya.

"Sekarang Mas Sandi Pulang, besok anterin Iis" ujar Jenderal Andika Perkasa.

Sandi Rihata pun menuruti perintah Jenderal Andika pulang ke kampung halaman untuk mengantarkan sang adik.

Setelah pulih dari pasca operasi fistula ani, Iis Riani, adik dari Sandi Rihata diterima kerja di Rumah Sakit Tingkat III Ciremai, Cirebon, Jawa Barat.⁣ ⁣

Gadis berusia 20 tahun ini, berhenti dari pekerjaan lamanya, dan memulai pekerjaan baru, untuk mendapatkan pengalaman yang lebih bermakna dalam hidupnya.

Banyak hal baru yang Iis jalani selama menjalani orientasi, sebuah pengalaman yang tak ia dapatkan selama bekerja di pabrik sepatu.

Kini ia tak lagi hanya duduk sepanjang hari selama bekerja.⁣ ⁣

Iis mengaku segala yang ia dapatkan saat ini adalah berkat Jenderal Andika Perkasa dan sang kakak, Sandi Rihata.

“Semoga Iis betah kerja disini dan lebih semangat karena berkat Aa terus sama Bapak Kasad, Iis tidak mau mengecewakan Bapak Kasad dan Aa yang sudah nolongin Iis kerja disini. Semoga gaji yang Iis terima disini bisa membahagiakan orang tua dan untuk ditabung, semoga Iis bisa mengejar cita-cita menjadi dokter,” ujar Iis.⁣ ⁣

Rasa tanggung jawab, perhatian, dan kasih sayang yang tulus dari seorang kakak, mengantarkan Iis melangkah dengan semangat memulai hari baru.

⁣ “Karena Sandi merasa kasihan sama Iis, dia saudara perempuan satu-satunya, jadi Sandi terpikir untuk bicara dengan Bapak Kasad,” ujar Sandi.⁣

Sandi merasa bahagia hingga tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata Ketika mengetahui adik perempuannya diterima kerja di RS Tingkat III Ciremai.

Ia berharap Iis dapat bekerja dengan baik dan rajin, juga menyampaikan terima kasih untuk Jenderal Andika Perkasa dan Ibu Hetty Andika Perkasa atas perhatian yang diberikan.⁣

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved