Breaking News:

Wakil Wali Kota dan Kadispardub Bandung Tinjau Restoran dan Cafe, Siap Buka Kalau Turun Level 3?

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap Bandung turun level 3 agar restoran dan cafe bisa dibuka kembali

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Siti Fatimah
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melakukan monitoring simulasi pembukaan tempat makan restoran dan kafe dengan titik pertama dimulai di Restoran Sindangreret, Surapati, Kota Bandung, Jumat (30/7/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melakukan monitoring simulasi pembukaan tempat makan restoran dan kafe dengan titik pertama dimulai di Restoran Sindangreret, Surapati, Kota Bandung, Jumat (30/7/2021).

Yana tak sendiri, melainkan hadir pula Kapolrestabes Kota Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna bersama wakapolres, serta ada pula Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari.

Baca juga: Bisnisnya Terdampak PPKM Darurat, Begini Keluh Kesah Pemain Persib Bandung Zalnando

Setelah melihat-lihat protokol kesehatan yang diterapkan di sana, Yana mengakui bahwa Restoran Sindangreret sudah layak dan memenuhi syarat untuk dibuka kembali.

"Saya melihat sudah memenuhi persyaratan, seperti ketika hendak masuk ada pengozonan, lalu karyawan semua sudah divaksin dengan ditandai pin yang mereka kenakan. Ditambah kapasitasnya sudah 25 persen dengan penataan jarak duduk tempat makannya," katanya.

Yana juga menambahkan bahwa setiap restoran atau kafe masing-masing telah memiliki satgas mandiri sehingga ke depan sangat bermanfaat untuk mengingatkan kepada pengunjung yang datang.

Baca juga: Pemkab Majalengka Klaim Kasus Covid-19 Selama PPKM Darurat Menurun

Yana berharap minggu depan situasi penyebaran covid di Kota Bandung sudah bisa turun ke level 3.

Sebab, saat ini Kota Bandung memiliki skor 1,78 atau butuh sekitar 0,02 persen menuju level 3.

"Semoga saja minggu depan kita sudah di level 3 yang menunjukkan bahwa tempat makan restoran kafe bisa dibuka lagi. Trennya sekarang cenderung menurun dengan angka BOR di angka 64 persen," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved