Breaking News:

Pelaku Pencabulan Adik Ipar Coba Lakukan Aksi Nekat di Toilet Polres Purwakarta, Berhasil Digagalkan

Beruntung, pada saat itu petugas kepolisian langsung menggagalkan aksi dari pelaku pencabulan yang akan melakukan percobaan mengakhiri hidup

Tribun Medan
Ilustrasi pencabulan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pelaku tindak kasus pencabulan berinisial FBD (29) terhadap anak perempuan berusia 11 tahun diduga sempat melakukan percobaan bunuh diri pada saat melakukan pemeriksaan di Mako Polres Purwakarta.

Kanit PPA Polres Purwakarta Aiptu Agus Asep Permana membenarkan hal tersebut.

Dia menyebut, tindakan nekat pelaku terjadi saat pelaku sedang diperiksa oleh petugas.

Saat pelaku izin ke toilet yang berada di Polres Purwakarta untuk buang air kecil, petugas yang ikut mengawasi merasa curiga karena si pelaku dinilai lama.

Setelah diperiksa, pelaku ternyata akan mengiris tangan bagian kirinya dengan kaca beling.

"Sementara diduga seperti itu (percobaan bunuh diri), beruntung bisa kita digagalkan karena keburu ketahuan, akhirnya kita bawa ke rumah sakit dan sembuh kembali," kata Agus, Jumat (30/7/2021).

Beruntung, pada saat itu petugas kepolisian langsung menggagalkan aksi dari pelaku pencabulan yang akan melakukan percobaan bunuh diri.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial FBD (29) warga Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta ditangkap polisi atas dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial SA (11).

Baca juga: Orang Tua di Karawang Kaget Putrinya 2 Tahun Jadi Korban Pencabulan, Terungkap saat Periksa HP Anak

Kasus ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari orangtua korban kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Pelaku dijerat undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman di atas15 tahun penjara," ujar Kanit PPA Polres Purwakarta Aiptu Agus Asep Permana.

Hasil penyelidikan dan pemeriksaan, pelaku menyetubuhi atau melakukan pencabulan terhadap korban yang tak lain adalah adik iparnya sendiri.

"Pelaku dengan korban ini tinggal satu rumah, ketika situasi rumah dalam kondisi sepi pelaku melakukan aksi bejatnya itu," ucapnya.

Akibat perbuatannya kini pelaku dikenai dengan Pasal Pasal 81 ayat 2 jo 76d subs Pasal 82 ayat 1 jo 76e dari UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun penjara.

Baca juga: Berdalih Istri Bekerja, Pria di Purwakarta Ini Tega Cabuli Adik Iparnya yang Masih Berusia 11 Tahun

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved