Breaking News:

Wujudkan Cinlok Petai, Petani Berharap Pemerintah Minta Hotel dan Restoran Beli Sayur dari Cianjur

Petani Cianjur butuh regulasi atau aturan yang cepat untuk membangkitkan gairah agar program mencintai produk lokal berhasil. Regulasi sederhana bisa

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ
Bupati Cianjur H Herman Suherman pada acara launching 100 hari kerja di Grand Bydiel, Kamis (29/7/2021). Ia mengimbau warga untuk mencintai produk lokal pertanian Cianjur. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Petani Cianjur butuh regulasi atau aturan yang cepat untuk membangkitkan gairah agar program mencintai produk lokal berhasil. Regulasi sederhana bisa diterapkan dengan mendata kebutuhan sayuran dari hotel, restoran, dan katering yang ada di Cianjur.

Hal tersebut bertujuan agar para pelaku ekonomi tersebut tidak belanja kebutuhan sayuran dari luar Cianjur. Poin sederhana lainnya adalah membuat kemudahan pasar lalu sisi permodalan dan lahan untuk petani yang saat ini masih kesulitan mengembangkan penghasilan karena masih terbatasnya lahan.

Hal itu dikatakan oleh H Sukendar (50) Ketua Gabungan Kelompok Tani Mujagi Cianjur, saat diikutsertakan dalam  launching 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Cianjur yang bertema cinlok petai atau cintai produk lokal pertanian Cianjur.

Bupati Cianjur H Herman Suherman mengimbau warga untuk mencintai produk lokal pertanian Cianjur melalui sebuah acara launching 100 hari kerja di Grand Bydiel, Kamis (29/7/2021).

H Sukendar mengatakan, saat ini kesejahteraan petani di Cianjur belum mampu menyedot generasi muda untuk mengikuti jejak. Hal tersebut karena produk pertanian asal Cianjur masih dibanjiri oleh produk pertanian dari luar sehingga masih kalah bersaing.

"Kami berharap setelah launching ini ada aksi, pemerintah segera membuat regulasi yang pro terhadap petani Cianjur, misal dengan mendata kebutuhan hotel, restoran, dan catering agar mereka mau membeli produk sayuran dari Cianjur bukan dari luar Cianjur," kata Mujagi.

Ia menggarisbawahi hal tersebut dengan kata bukan hanya mencintai tapi harus membeli produk dari petani Cianjur.

Selain permasalahan pasar itu, kata Mujagi, pemerintah juga harus mempersiapkan sisi permodalannya. Banyak petani yang mau bergerak namun kekurangan dari sisi permodalannya.

"Mungkin bisa menggandeng bank pemerintah melalui penghubung dari kepanjangan pemerintah," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved