Kamis, 7 Mei 2026

Kebun Binatang Bandung Alami Krisis, Terpaksa Korbankan Hewan Ini untuk Pakan Singa dan Harimau

Manajemen Kebun Binatang Bandung kembali berencana menjadikan hewan ini sebagai pakan hewan buas seperti singa, macan dan harimau.

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
Sekelompok singa di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Manajemen Kebun Binatang Bandung kembali berencana menjadikan rusa sebagai pakan hewan buas seperti singa, macan dan harimau.

Opsi tersebut menjadi pilihan terakhir sampai Agustus-September 2021, Pemerintah belum juga mengeluarkan izin operasional tempat wisata di masa pandemi Covid-19.

"Ya, itu kan skenario terburuknya, karena kan kalau ditutup terus kayak gini pakan satwa tetap harus ada, sebulan itu kita minimal menyiapkan Rp. 350 jutaan," ujar Humas Kebun Binatang Bandung, Aan Sulhan saat dihubungi, Kamis (29/7/2021).

Bantuan yang didapatkan Bandung Zoological Garden (Bazoga) alias Kebun Binatang Bandung dari komunitas pecinta satwa di Kota Bandung
Bantuan yang didapatkan Bandung Zoological Garden (Bazoga) alias Kebun Binatang Bandung dari komunitas pecinta satwa di Kota Bandung (Dokumentasi Bazoga)

Menurutnya, jika pemerintah kembali memperpanjang penerapan PPKM level empat sampai Agustus-September, maka Kabun Binatang Bandung akan mengalami krisis keuangan.

"Kita krisis keuangan di September dan sudah mungkin lagi, sekarang saja karnivora makanan utama yang harusnya daging sapi, sdah dimodifikasi sama daging ayam yang lebih banyak," katanya.

Selain untuk hewan karnivora, kata dia, pakan hewan lain pun seperti Gajah harus mencari rumput tambahan. Selama ini, pihaknya meminta bantuan kepada para karyawan untuk mencarikan rumput tambahan dari lapangan.

"Kalau buah-buahan kita juga terbantu, setiap dua hari sekali kita mendapatkan donasi buah-buahan dan sayuran dari supermarket, itu sangat membantu," katanya.

Petugas kebun binatang membersihkan kuku gajah betina Salma (50) yang sudah menonjol/panjang menggunakan kikir dan pisau khusus, di Bandung Zoo, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin (14/9/2020).
Petugas kebun binatang membersihkan kuku gajah betina Salma (50) yang sudah menonjol/panjang menggunakan kikir dan pisau khusus, di Bandung Zoo, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin (14/9/2020). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Tak hanya super market, bantuan juga datang dari sejumlah instansi dan komunitas. Namun, pihaknya tidak dapat terus bergantung pada pemberian pihal lain untuk mempertahankan para satwa di Kebun Binatang Bandung.

"Jadi, kalau sampai sebulan ke depan (belum buka), September itu kita koordinasi dengan BKSDA, kita mau potong satwa ini untuk karnivora khas Indonesia macan tutul Jawa kemudian harimau sumatera, itu yang harus diselamatkan paling utama," ucapnya.

Ia berharap kepada pemerintah agar memberikan memperhatikan kepada keberlangsungan hidup para satwa di Kebun Binatang Bandung.

"Kalau dari Pemerintah belum, (belum ada bantuan), tapi kalau nanti kita diminta berkirim surat, kita siap," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved