Breaking News:

Hotel Bintang 3 Untuk Isoman Anggota DPR RI Dinilai Mengundang Kecemburuan Sosial

Sekretariat Jenderal DPR RI menyediakan fasilitas hotel bintang 3 bagi anggota DPR RI yang tertular virus corona untuk menjalani isolasi mandiri.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
Instagram HM Farhan
Anggota DPR Farhan 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Sekretariat Jenderal DPR RI menyediakan fasilitas hotel bintang 3 bagi anggota DPR RI yang tertular virus corona untuk menjalani isolasi mandiri.  Keputusan tersebut dituangkan dalam surat bernomor SJ/09596/SETJEN DPR RI/DA/07/2021 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Indra Iskandar.

"Tidak pada tempatnya anggota DPR RI diistimewakan, sudah seharusnya itu disadari oleh semua anggota legislatif. Anggota DPR sama dan setara dengan masyarakat, maka semua harus diperlakukan dengan layak dan adil dalam pemberian layanan kesehatan publik," ujar Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Farhan saat dihubungi pada Kamis (29/7/2021).

Hotel bintang 3 yang disewa Setjen DPRI RI antara lain Ibis Budget Grogol Petamburan, Jakarta Barat dan Hotel Oasis Atrium Senen, Jakarta Pusat.

Baca juga: Warga Terobos Batas Jalan PPKM & Bersitegang dengan Aparat, Anggota DPR RI Minta Polisi Lebih Tegas

Karena itu, Muhammad Farhan menolak layanan tersebut karena dinilai berlebihan dan mengundang kecemburuan sosial, apalagi kebijakan itu dilakukan saat warga kesusahan mencari akses rumah sakit. 

"Fraksi NasDem secara tegas menolak fasilitas isolasi mandiri di hotel bintang tiga itu," kata dia.

Dalam proyek isolasi mandiri untuk anggota DPR itu, terdiri dari makan tiga kali sehari, laundry tiga potong baju per hari, free Wi-Fi dan parkir serta konsultasi dokter melalui telepon setiap hari. 

Kemudian, kunjungan dokter atau perawat 2-3 kali, dapat vitamin dan satu kali tes PCR di hari ke-7.

"Kita berempati dulu saat sekarang ini. Anggota DPR saat ini tidak tiap hari bekerja di kantor. Maka resikonya rendah. Kalau tertular virus corona dan memang tidak bisa isolasi mandiri di rumah jabatan, sudah sewajarnya anggota isoman dengan upaya sendiri," katanya.

Dengan kondisi saat ini, seharusnya anggota dewan meningkatkan kenerjanya dalam penanganan COVID-19 d itengah banyaknya warga miskin yang semakin kesulitan akibat PPKM Darurat.

"Jangan sampai kebijakan tersebut membuat kepercayaan publik terhadap DPR merosot. Jangan pula muncul kesan DPR dan masyarakat berjarak dengan adanya pemberian fasilitas khusus tersebut," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved