Butuh Uluran Tangan, Bocah 6 Tahun di Indramayu Ini Tak Punya Anus, Juga Divonis Kelainan Jantung

Kusniah, bocah berusia 6 tahun di Kabupaten Indramayu ini divonis mengalami kelainan Atresia Ani atau memiliki kelainan tidak punya anus.

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Kusniah, bocah 6 tahun di Kabupaten Indramayu ini divonis mengalami kelainan Atresia Ani atau memiliki kelainan tidak punya anus, Kamis (29/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kusniah, bocah berusia 6 tahun di Kabupaten Indramayu ini divonis mengalami kelainan Atresia Ani atau memiliki kelainan tidak punya anus.

Putri dari pasangan Wartiah (44) dan Wastari (44) itu terpaksa harus buang air besar (BAB) melalui lubang buatan pada bagian perut sebelah kiri.

Lubang buatan itu ia dapat setelah menjalani operasi saat menginjak usia 8 bulan di rumah sakit di Bandung.

"Lubang anusnya kaya jarum, cuma ada kerutan nya saja, pas sudah 6 bulan dia kesusahan untuk BAB, terus dioperasi pas usia 8 bulan," ujar ibu dari Kusniah, Wartiah kepada Tribuncirebon.com di kediamannya di Desa Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Kamis (29/7/2021).

Kusniah diketahui juga kerap kali merasa sakit pada sekitar lubang buatan tersebut ketika ia masih kecil.

Adapun ketika ingin BAB, disampaikan Wartiah, kotoran tersebut tiba-tiba saja keluar begitu saja dari lubang buatan tersebut.

Masih diceritakan Wartiah, sejak menjalani operasi itu, pihak keluarga tidak pernah lagi membawa Kusniah untuk berobat.

Baca juga: Salma Bocah yang Jualan Gorengan di Sukabumi Dapat Bantuan QRJ Gubernur Jabar

Padahal, bocah malang tersebut sejak kecil sering sakit-sakitan, oleh dokter ia juga divonis menderita kelainan jantung.

Lanjut Wartiah, Kusniah pun sebenarnya diminta untuk segera menjalani operasi jantung oleh dokter.

Jika tidak, kondisi kesehatannya akan terganggu dan yang paling parah kemungkinan umur Kusniah tidak akan panjang.

Kondisi ekonomi, membuat kedua orang tua Kusniah hanya pasrah menerima kondisi anak mereka dan tidak bisa berbuat banyak.

Untuk kebutuhan hidup, kedua orang tua Kusniah hanya mengandalkan warung dagangan di rumah.

Kusniah saat ini membutuhkan ulur tangan untuk membantunya menjalani operasi.

Baca juga: VIRAL Video Pilu Bocah Ber-APD Azan di Makam Sang Ibu, Kedua Orang Tua Meninggal karena Covid-19

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved