Breaking News:

BOR Rumah Sakit di Ciamis Kembali Tinggi, Capai 82,76 persen, Tertinggi di Jabar

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Kabupaten Ciamis kembali tinggi. Bahkan tertinggi dari 27 kabupaten/kota  di Jabar.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Mega Nugraha
Suasana RSUD Ciamis setelah ada nakes positif Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Kabupaten Ciamis kembali tinggi. Bahkan tertinggi dari 27 kabupaten/kota  di Jabar.

Hal tersebut terungkap pada rakor Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah (PED) Jabar yang diikuti Wabup Ciamis Yana D Putra dan pejabat lingkup Pemkab Ciamis  di ruang ULP Setda Ciamis, Kamis (29/7).

Kabupaten Ciamis menduduki peringkat pertama dengan BOR tertinggi di Jabar, yakni 82,76%. Jauh lebih tinggi dari BOR rumah sakit di Kota Bandung.

Baca juga: Minimalisir Penyebaran Covid-19, Lapas Kelas IIB Purwakarta Semprot Disinfektan ke Seluruh Ruangan

Setelah Kabupaten Ciamis, menyusul Kabupaten Majalengka dengan BORnya 72,09%, berikut Kota Depok (71,7%), Kabupaten Tasikmalaya (71,64 %) dan Kota Tasikmalaya (70,67%).

Di Ciamis ada lima rumah sakit  sebagai rujukan penanganan pasien Covid-19 yang punya ruang isolasi khusus Covid-19. Yakni RSUD Ciamis, RSUD Kawali, RS Permata Bunda, RS Al Arif dan RS Dadi Keluarga.

Dari informasi yang diperoleh Tribun Jabar, memasuki hari ke-4 diberlakukannya PPKM Level 3 di Ciamis, Kamis (29/7), Satgas Covid Ciamis mendata total kasus terkonfirmasi posisitf Covid-19 selama masa pandemi sampai Kamis (29/7) sudah menembus angka 11.587 kasus.

Terdata pada hari Kamis (29/7/2021), ada 273 penambahan pasien Covid-19 sembuh sebanyak 266 orang. Serta pasien Covid-19 meninggal berrtambah 7 orang.

Dan dari total 11.587 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sampai Kamis (29/7) tersebut diantaranya 10.024 orang  dinyatakan sudah sembuh dan 337 orang meninggal dunia.

Berikut 1.226 orang masih dalam kondisi positif aktif. Diantaranya 68 orang dirawat intensif di ruang isolasi khusus rumah sakit dan 1.158 orang lainnya menjalani isolasi mandiri (andri m dani)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved