Breaking News:

Beras untuk Warga Penerima BPNT di Majalengka Bagus, Cuma Banyak Beras Patah

Beras untuk warga yang mendapat program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Majalengka masih perlu diperbaiki lagi.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Eki
Penyaluran beras dalam BPNT di Majalengka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID MAJALENGKA-  Beras untuk warga yang mendapat program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Majalengka masih perlu diperbaiki lagi.

Hal itu berdasar temuan sidak Kementerian Sosial di salah satu tempat penyaluran BPNT di Kecamatan Kertajati, Kamis (29/7/2021).

Dalam sidak itu, Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah I Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Haruman Hendarsa menilai, beras untuk program BPNT memang  layak.

Namun bicara kualitas, jelas dia, perlu ada perbaikan di masa yang akan datang. Dijelaskan Haruman, dilihat dari sisi kualitas, untuk kelas premium, derajat beras patah seharusnya berada di kisaran 5 sampai 10 persen.

Namun, dari hasil Sidak, ditemukan derajat patah beras di atas itu.

Baca juga: Pemkot Cirebon Siapkan Anggaran Rp 1,6 Miliar untuk Sewa Hotel Langensari Jadi Tempat Isolasi

“Tadi beras patahnya banyak. Harusnya kan utuhnya 95 persen, tapi (tadi) banyak patahnya. Kalau kita saring, presentasenya tinggi pasti, tapi kita nggak bilang sejauh itu. Cuma mengingatkan ke depannya untuk diperbaiki,” ujar Haruman, Kamis (29/7/2021).

Untuk komposisi lain, jelas dia, seperti kandungan karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan vitamin serta mineral relatif memadai.

Namun, dia berpesan untuk sejumlah item bisa menggandeng pengusaha lokal.

"Tahu-tempe itu bisa memberdayakan produsen tahu-tempe setempat, pengusaha setempat,” ucapnya.

Di Kabupaten Majalengka terdapat 88.131 kepala keluarga yang masuk sebagai KPM dalam program BPNT tersebut.

Jumlah sebanyak itu seperti yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) (DTKS) berdasarkan Keputusan Kemensos tahun 2020 lalu. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved