Breaking News:

Sempat Dikritik Warga, Polisi Klaim Hari Kedua Ganjil Genap di Sumedang Saat PPKM Level 4 Kondusif

Penerapan sistem ganjil genal kendaraan di Kabupaten Sumedang selama PPKM Level 4 masih dilakukan sejak diberlakukan pertama kali pada 27 Juli 2021

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Kiki
Aparat Kepolisian Resor Sumedang tengah melakukan penyekatan di perempatan RSUD Sumedang, Selasa (27/7/2021) 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Penerapan sistem ganjil genap di Sumedang selama PPKM Level 4 masih dilakukan sejak diberlakukan pertama kali pada Selasa (27/7/2021). 

Pada hari pertama pemberlakukan ganjil genap kendaraan untuk menekan aktivitas masyarakat di Sumedang supaya tidak tertular virus corona, menuai kritik warga karena kemacetan yang terjadi. I

nformasi yang dihimpun Tribun Jabar dari anggota Polres Sumedang di Pos Ganjil Genap Perempatan RSUD Sumedang, Rabu (27/7/2021) pukul 15.45 WIB, hari kedua penerapan ganjil genap di kawasan ini terjadi penurunan kendaraan.

Baca juga: Buron Setahun,Ts Warga Cianjur Pelaku Curanmor di Sumedang Diringkus Polisi saat Main PS

"Jika dibandingkan dengan hari pertama penerapan ganjil genap di Sumedang, terjadi penurunan jumlah kendaraan yang diminta mengalihkan arah ke jalur alternatif. Di hari kedua ini masyarakat sudah lebih mengerti penerapan ganjil genap ini, makanya kendaraan yang dialihkan arah berkurang," ucap Padal Ganjil Genap Perempatan RSUD Polres Sumedang, Iptu Ardianto saat ditemui TribunJabar.id di lokasi.

Ardianto menyebutkan, hari kedua penerapan ganjil genap ini, kendaraan yang diminta mengalihkan arah ke jalur alternatif adalah kendaraan yang berpelat nomor ganjil.

"Hari ini, kendaraan yang diperbolehkan melintasi pusat Kota Sumedang hanya kendaraan berpelat nomor genap, angkutan kota, ojek online, kendaraan perusahaan esensial, ambulans," kata dia.

Meski begitu, kata Ardianto, masih ada kendaraan berpelat nomor ganjil yang masih belum mengetahui dan memaksakan untuk masuk ke pusat kota Sumedang pada hari kedua penerapan ganjil genap ini.

"Ya, masih ada beberapa pengendara yang belum mengetahui penerapan ganjil genap ini, namun kami berikan penjelasan dan edukasi yang humanis kepada mereka," tuturnya.

Ardianto menambahkan, hari kedua penerapan ganjil genap ini terjadi penurunan volume kendaraan di ruas jalan pusat kota Sumedang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved