Breaking News:

Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Peredaran Narkoba, Tujuh Pengedar Narkoba Dibekuk di Kota Tasikmalaya

Dalam tempo sebulan, jajaran Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota mengungkap tujuh kasus peredaran narkoba.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, menginterogasi tersangka pengedar narkoba, saat konferensi pers di Mapolres, Rabu (28/7). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Meski di tengah pandemi Covid-19, kasus peredaran narkoba di Kota Tasikmalaya ternyata masih terus berjalan.

Dalam tempo sebulan, jajaran Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota mengungkap tujuh kasus peredaran narkoba.

Petugas menangkap tujuh tersangka pengedar serta menyita berbagai jenis narkoba, seperti sabu, hexymer, dan tembakau gorila (tembakau sintetis).

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, mengungkapkan, tersangka yang berhasil ditangkap yakni dua pengedar sabu, tiga pengedar tembakau sintetis gorila, dan dua pengedar pil hexymer.

"Peredaran narkoba di tengah pandemi Covid-19 ternyata tak terpengaruh, tetap ada. Warga diharap hati-hati," kata Doni.

Barang bukti yang berhasil disita terdiri dari 51,04 gram sabu, 132,5 gram tembakau gorila, 847 pil hexymer serta 145 p trihexyphenidyl.

Baca juga: Terekam Kamera CCTV, Dua Pria Lempar Narkoba Ke Tembok Lapas Purwakarta, Begini Kronologinya

"Ketujuh tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan. Terutama mengorek dari mana mereka mendapatkan narkoba tersebut," ujar Doni.

Para tersangka dikenai UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal mulai 20 tahun hingga seumur hidup.

Baca juga: Januari-Juni 2021 Polres Sukabumi Ungkap 73 Kasus Narkoba, Didominasi Jenis Obat-obatan Ini

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved