Breaking News:

Sempat Ramai, Berikut Penjelasan Soal Risiko Interaksi Obat terhadap Penderita Covid-19

Interaksi obat ini tidak terbatas pada obat tetapi juga berlaku terhadap makanan ataupun minuman yang dikonsumsi berbarengan obat

Editor: Siti Fatimah
(PIXABAY)
Ilustrasi obat 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Belum lama ini ramai soal interaksi obat terutama bagi penderita atau pasien Covid-19. Sebenarnya apa itu interaksi obat? Terkait hal ini perlu penjelasan para ahli.

Selain biar lebih jelas, karena penggunaan obat apa pun peruntukkannya walau dijual bebas harus hati-hati.

Pastikan obat yang dikonsumsi benar-benar sesuai dengan peruntukkannya.

Baca juga: Pantas Presiden Jokowi Ke Apotek Cari Obat Terapi Covid-19 Kosong, Ternyata Ini Penyebabnya

Dikutip dari laman resmi UI, Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) melaksanakan talkshow dengan tema Bertemu Pakar untuk Menjawab Bagaimana Risiko Interaksi Obat pada Penderita Covid-19, secara daring melalui kanal YouTube milik FFUI.

Talkshow ini menghadirkan Prof. Dr. apt. Retnosari Andrajati, MS. Selaku Guru Besar FFUI dan Kepala Unit Farmasi dan CSSD RSUI serta Prof. Dr. apt. Yahdiana Harahap, M.Si. selaku Guru Besar FFUI dan Kepala Laboraturium Bioavailabilitas-Bioekivalensi FFUI sebagai pembicara.

Prof. Retnosari menjelaskan bahwa interaksi obat merupakan peristiwa interaksi antarobat yang jumlahnya lebih dari satu yang dikonsumsi dalam waktu yang bersamaan.

Interaksi ini tidak terbatas pada obat tetapi juga berlaku terhadap makanan ataupun minuman yang dikonsumsi berbarengan obat. Interaksi obat memiliki berbagai efek, baik positif, negatif, maupun netral.

Baca juga: Penyakit Diabetes Rentan Terinfeksi Covid-19, Atasi Dengan Obat Herbal Ini, Ada Disetiap Rumah

“Jadi bisa ada sesuatu kaitan satu dengan yang lainnya, pengaruhnya bisa baik bisa juga kurang baik,” ujar Prof. Retnosari.

Prof. Yahdiana menambahkan untuk melihat langsung efek interaksi obat Covid-19 dapat dilihat melalui laman https://www.covid19-druginteractions.org.

Prof. Yahdiana juga menjelaskan bahwa efek interaksi bisa juga terjadi antara obat sintetis dan herbal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved