Penyebab dan Cara Mencegah Hemoroid atau Wasir
ternyata memiliki berat badan berlebih atau obesitas, terlalu banyak duduk, serta melakukan diet rendah serat berpotensi mengakibatkan gangguan keseha
Penulis: Cipta Permana | Editor: bisnistribunjabar
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tribunners, tahukah anda, ternyata memiliki berat badan berlebih atau obesitas, terlalu banyak duduk, serta melakukan diet rendah serat berpotensi mengakibatkan gangguan kesehatan pada organ saluran pembuangan yang disebut Hemoroid atau dikenal dengan istilah wasir atau ambeien loh..
Dokter spesialis bedah Santosa Hospital Bandung Kopo, dr. Irzan Gustanto N. Loebis, Sp.B menjelaskan bahwa, Hemoroid adalah penyebab paling umum dari pendarahan saat anda buang air besar (BAB). Pendarahan tersebut, disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah di bagian bawah rektum dan anus, yang terkadang dinding pembuluh darah ini meregang sangat tipis, sehingga pembuluh darah membengkak dan teriritasi.
"Tanda dan gejala hemoroid biasanya terasa gatal dan tidak nyaman di daerah anus, keluarnya lendir setelah BAB, dan jika gejala semakin berat, maka akan terasa ada benjolan yang menggantung di luar anus yang keluar saat BAB, yang bisa masuk kembali atau pun tidak tergantung derajat keparahan hemoroidnya," ujarnya kepada Tribun Jabar.id, Rabu (14/7/2021).
Selain itu, keluhan nyeri, kemerahan dan bengkak di sekitar anus anda pun bisa dirasakan, bila hemoroidnya terjepit atau mengalami sumbatan bekuan darah yang disebut thrombosis.
Pendarahan setelah buang air besar (darah biasanya berwarna merah cerah) pun bisa dirasakan bila pembuluh darah hemoroid terdapat luka atau pecah.
"Meski pendarahan saat BAB dapat berhenti dengan sendirinya, namun pemeriksaan tetap dibutuhkan untuk mengetahui seberapa parah derajat hemoroid yang anda derita, sehingga pengobatan sedini mungkin disarankan untuk dilakukan sebelum derajat hemoroid bertambah parah," ucapnya.
Terlebih lanjutnya, terdapat beberapa jenis-jenis hemoroid, yang diklasifikasikanmenjadi internal dan eksternal, berdasarkan letak pembuluh darah yang terkena hemoroid.
Hemoroid internal, berada di dalam rektum, sehingga anda biasanya tidak dapat melihat atau merasakannya. Namun, pada umumnya tidak sakit karena hanya terdapat sedikit saraf di daerah tersebut.
Sedangkan, hemoroid eksternal, berada di bawah garis batas kulit di anus, di mana terdapat lebih banyak saraf perasa nyeri. Hemoroid atau wasir pun diklasifikasikan dengan kondisi gejala yang dialami, diantaranya wasir derajat I, dimana kondisi menonjol di dalam lubang anus dan sering berdarah tetapi tidak menonjol keluar.
Wasir derajat II, dapat menonjol keluar dari ambang anus dengan mengejan atau buang air besar tetapi berkurang secara spontan saat istirahat atau saat kembali ke titik istirahat dengan sendirinya Wasir derajat III, menonjol secara spontan atau saat mengejan, dan membutuhkan reduksi manual, atau didorong dengan jari memasukkan kembali dalam lubang anus.
Wasir derajat IV, kondisi dimana mengalami prolaps kronis dan tidak dapat dimasukkan kembali; lesi ini biasanya mengandung komponen internal dan eksternal dan dapat muncul dengan trombosis akut atau strangulasi.
Hemoroid thrombosis adalah hemoroid yang terdapat gumpalan darah di dalam hemoroid, dapat mengubah hemoroid eksternal berwarna ungu atau biru.
Lalu, apa sih penyebab dan faktor resiko hemoroid atau wasir ini, dr. Irzan menuturkan, gangguan kesehatan ini selain dapat disebabkan oleh faktor genetik, seperti orangtua anda pernah mengalaminya, tetapi juga dapat terjadi apabila anda sering mengejan saat buang air besar, mengejan saat anda melakukan suatu aktivitas fisik berat, seperti mengangkat beban barang yang berat, sehingga menyebabkan tekanan yang menumpuk di rektum bawah, atau bagian usus yang paling ujung sebelum lubang dubur.
Kondisi ini dapat memengaruhi aliran darah dan membuat pembuluh darah di sana membengkak.
"Selain itu, kondisi ini pun dapat terjadi apabila anda mengalami batuk terus-menerus atau muntah berulang, duduk untuk waktu yang lama, berat badan berlebih (obesitas), kondisi kehamilan, diet yang rendah serat, sering diare, dan melakukan seks anal," ujarnya.
Bagaimana cara pencegahan atau mengobati hemoroid, dan kapan harus mencari nasihat medis. Menurutnya, perubahan gaya hidup sederhana seringkali dapat meredakan gejala wasir ringan dalam kurun waktu dua hingga tujuh hari.
Sebagai pencegahan, anda dapat menambahkan serat di dalam menu makanan diet anda, atau suplemen mengandung serat yang di jual bebas. Anda pun dapat memperbanyak konsumsi buah, sayuran, dan biji-bijian, serta perbanyak minum air putih.
Cobalah untuk tidak mengejan saat buang air besar. Mandi air hangat selama 20 menit beberapa kali sehari juga dapat membuat anda merasa kondisi anda menjadi lebih baik. Rutin melakukan olahraga, dan menjaga berat badan ideal.
Lalu, untuk meredakan nyeri akibat pembengkakan, anda dapat melakukan kompres es atau menggunakan krim antihemoroid yang dijual bebas, dan obat hemoroid yang diminum juga dapat meredakan nyeri, bengkak, dan gatal.
Jika gejala tersebut tidak kunjung mereda, atau gejala wasir yang terus menerus atau semakin berat, segera temui dokter. Anda harus selalu memeriksakan perdarahan saat BAB, sehingga dokter anda dapat mengesampingkan penyebab yang lebih berpotensi serius.
"Dokter umum dapat mendiagnosis wasir menggunakan pemeriksaan internal sederhana pada bagian belakang anda, meskipun mereka mungkin perlu merujuk anda ke dokter spesialis bedah untuk diagnosis dan pengobatan yang harus di lakukan," ucapnya.
Untuk mendiagnosis hemoroid dapat dilakukan dokter dengan berbagai cara, seperti menanyakan tentang riwayat kesehatan dan gejala anda. Bahkan, bila diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, berupamemeriksa anus dan rektum anda untuk mengetahui kondisi benjolan, pembengkakan, iritasi, atau masalah lainnya.
Salah satu pemeriksaan yang akan dilakukan, seperti colok dubur. Dokter anda akan mengenakan sarung tangan, melumasi, dan memasukkan jari ke dalam rektum untuk memeriksa kekencangan otot dan merasakan nyeri tekan, benjolan, atau masalah lainnya.
"Untuk mendiagnosis wasir internal atau mengesampingkan kondisi lain, anda mungkin akan diminta untuk melakukan tes yang lebih menyeluruh, termasuk, Anoskopi. Dimana, dokter akan menggunakan tabung plastik pendek yang disebut anoscope untuk melihat ke dalam saluran anus anda," ujarnya.
Selain itu, dokter anda akan melihat ke usus besar bagian bawah, dengan menggunakan tabung lentur bercahaya yang disebut sigmoidoscope. Mereka juga dapat menggunakan tabung tersebut, untuk mengambil sedikit jaringan untuk dilakukan tes.
Pemeriksaan lainnya, yaitu Kolonoskopi, dimana dokter akan memeriksa semua usus besar anda dengan tabung panjang dan fleksibel yang disebut kolonoskopi. Mereka juga dapat mengambil sampel jaringan atau menangani masalah lain yang mereka temukan.
Gejala hemoroid biasanya dapat berubah semakin parah atau terlambat diobati, karena biasanya beberapa penderita wasir enggan menemui dokter umum karena malu. Namun sebenarnya, tidak perlu malu, karena dokter sudah sangat terbiasa memeriksa dan mengobati wasir. Secara keseluruhan angka kejadian hemoroid mencapai 4,4 persen dari total populasi manusia.
"Jika Anda memiliki wasir yang besar, atau jika perawatan lain tidak membantu, anda mungkin memerlukan pembedahan," katanya (Cipta Permana).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/penyebab-dan-cara-mencegah-hemoroid-atau-wasir.jpg)