Breaking News:

Dalih WNA asal China di Tambang Emas di Sukabumi Untuk Investasi, Petugas Gabungan Cek Lokasi

Petugas gabungan dari Pemkab Sukabumi datangi lokasi tambang emas tempat warga negara asing (WNA) asal China dan Malaysia ditangkap Kantor Imigrasi

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Mega Nugraha
Dok Kesbangpol
Petugas gabungan dari Pemkab Sukabumi datangi lokasi tambang emas tempat warga negara asing (WNA) asal China dan Malaysia ditangkap Kantor Imigrasi Sukabumi. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Petugas gabungan dari Pemkab Sukabumi datangi lokasi tambang emas tempat warga negara asing (WNA) asal China dan Malaysia ditangkap Kantor Imigrasi Sukabumi.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Sukabumi, Dody Rukman Meidianto, mengatakan, pihaknya mendatangi lokasi tambang emas tempat penangkapan WNA oleh Imigrasi di Kampung Cijiwa, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Senin (26/7/2021).

Diketahui, unsur Dinas yang mendatanngi lokasi diantaranya DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Disnakertrans dan Satpol PP.

"Iya betul tadi siang jam 11 kita ke sana," ujarnya via telepon.

Baca juga: Sedang Lihat Galian Tambang Emas, Dua WNA Asal Cina Diamankan Kantor Imigrasi Sukabumi

Menurutnya, kedatangan ke lokasi tambang KTRS itu untuk memperoleh keterangan langsung dari lokasi mengenai WNA China yang tertangkap oleh Imigrasi.

"Memeriksa kelengkapan administrasi perizinan galian tambang KTRS. Menurut ketua KTRS, WNA China yang tertangkap di lokasi tambang tersebut bukan merupakan pekerja tambang, tapi tamu yang akan berinvestasi yang dibawa oleh Kevin pimpinan PT Moreno Maremare. Saat ini tidak ada lagi WNA di lokasi tambang tersebut," terangnya.

Ia mengatakan, hasil pengecekan perizinan dan sejumlah administrasi lain. Pihaknya menutup kegiatan pengolahan di tambang emas KTRS.

"Bangunan dan kegiatan pengolahan secara resmi kami tutup karen belum mempunyai izin, yang ditutup bukan galian tambangnya, tapi tempat pengolahannya karena belum ada izin-izinnya," jelasnya.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved