Breaking News:

UPI Luncurkan Aplikasi Legalisir Ijazah Digital

Peluncuran aplikasi Legalisir Ijazah Digital ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi zoom

Editor: bisnistribunjabar

TRIBUNJABAR.ID Universitas Pendidikan Indonesia melalui unit kerja hubungan masyarakat serta unit layanan terpadu (ULT) meluncurkan aplikasi legalisir Ijazah digital. Peluncuran aplikasi Legalisir Ijazah Digital ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi zoom bertepatan dengan pelaksanaan webinar literasi media dan kecerdasan digital serta sosialisasi keterbukaan informasi publik  (25/7/2021).

Menurut Kepala Hubungan Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. Deni Darmawan, M.Si., MCE, peluncuran aplikasi Legalisir Ijazah Digital dilakukan dalam upaya UPI untuk mewujudkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan UU Keterbukaan Informasi Publik, dalam mewujudkan suatu inovasi kongkrit dalam rangka pengembangan “Smart Campus” melalui sebuah sentral pelayanan Publik bagi Civitas Akademika di lingkungan UPI maupun di luar UPI, sebagaimana seharusnya sebuah Universitas modern.

Deni Darmawan menjelaskan bahwa Unit kerja hubungan masyarakat melalui unit layanan terpadu (ULT) meluncurkan aplikasi legalisir Ijazah digital juga dilakukan dalam rangka memenuhi tugas sebagai penyelenggara pelayanan publik di Universitas Pendidikan Indonesia sebagai (1) pelaksana pelayanan publik; (2) pengelola pengaduan pada masyarakat; (3) pengelola informasi; (4) pengawasan internal; (5) penyuluhan kepada masyarakat; serta  (6) pelaksana konsultasi. Melalui aplikasi ini, unit layanan terpadu (ULT) berupaya untuk melakukan pengembangan inovasi layanan serta meningkatkan pelayanan bagi masyarakat khususnya civitas akademika UPI secara luas, transparan, lengkap serta mudah diakses.  

Lebih lanjut, Deni Darmawan menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi ini dilakukan sejak Tahun 2020 yang merupakan hasil dari penelitia secara akademik, pemikiran dan kajian-kajian mulai dari analisis atas legal standing kemendikbudristek, workshop  dan diskusi terkait pengembangan aplikasi, pengkajian standar operasional prosedur (SOP) terkait layanan, laporan kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), laporan kinerja Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat (Lapor) serta melalui kajian hasil kunjungan yang dilakukan oleh ULT dan Humas UPI.

UPI2507B
MINGGU 25/7 (Dok.UPI)

Deni Darmawan mengungkapkan bahwa pengembangan aplikasi Legalisir Ijazah Digital ini ini dimulai dari analisis user requirement, perancangan sistem, membuat prototyping, uji coba, revisi serta pelaksanaan soft launching aplikasi. Prosedur layanan ijazah digital ini dilakukan melalui tiga user diantaranya user area klien dalam hal ini bagi alumni UPI, user area unit layanan terpadu untuk melakukan verifikasi dan validasi data tahap awal, serta user area unit kerja universitas dan fakultas untuk verifikasi dan validasi data pada tahap akhir. Secara khusus apalikasi ini dapat diakses melalui laman : http://legalisir.ult.upi.edu/

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved