Breaking News:

Terpapar Covid-19 dan Alami Anosmia, Jauhi 3 Jenis Makanan Ini, Bisa Perburuk Keadaan

Tiga pantangan makanan berikut harus dijauhi penderita anosmia agar tubuh kuat melawan virus corona

Ilustrasi Anosmia, gangguan kesehatan penciuman 

Bahkan jika perlu tanpa garam. Sebaliknya, tambahkanlah rasa pedas ke dalam menu makanan seperti sambal.

Baca juga: Percepat Vaksinasi dan Herd Immunity, Program Serbuan Vaksin Covid-19 Sasar Warga Cimahi

Daisy menyebutkan, makanan pedas, terutama sambal, mempengaruhi orang makan lebih banyak. Karena senyawa pada makanan pedas, mempercepat aktivasi saraf untuk memproduksi air liur (saliva).

"Cabai dan bawang dalam sambal mengandung senyawa yang menekan saraf, lalu kita jadi merasa pedas dan memicu produksi air liur. Nah, orang jadi pengen makan," tuturnya.

3. Hindari makanan bertekstur kasar

Makan makanan pedas bisa membantu mengurangi penderitaan saat mengalami anosmia.

Tapi bagi sebagian orang yang punya penyakit lain yang berkaitan di pencernaan, itu justru membahayakan.

Daisy mengingatkan pasien agar memperhatikan kondisi organ tubuh lainnya meski ingin segera pulih dari anosmia. Apalagi sampai terkena diare.

“Saat diare, pasien sebaiknya harus memilih makanan yang mudah dicerna dan tidak mengiritasi usus. Cari makanan yang lunak dan kaya nutrisi," ujarnya.

Baca juga: Ibu Hamil Positif Covid-19, Berikut Panduan Melahirkan yang Wajib Diketahui

Termasuk jangan makan makanan sarat serbuk, misalnya kue satru.

"Makan yang gampang yang ditelan saja, seperti makanan berkuah."

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved