Breaking News:

Tempat Foto Kopi Unik di Bandung yang Anti Korupsi, Tidak Sediakan Bon Kosong hingga Kwitansi Fiktif

Sebuah toko foto kopi di Jalan Dayehkolot Kabupaten Bandung memasang tulisan besar, huruf besar dengan warna merah di dinding tokonya. ANTI KORUPSI

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Tulisan Anti Korupsi dipasang di dinding toko foto kopi di Jalan Dayehkolot Kabupaten Bandung untuk mengingatkan pembeli agar tidak korupsi dengan cara membuat bon kosong hingga mark up harga. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Sebuah toko foto kopi di Jalan Dayehkolot Kabupaten Bandung memasang tulisan besar dengan huruf besar dengan warna merah di dinding tokonya. Tulisannya, soal anti korupsi.

Tulisan yang besar dengan paduan warna merah dan biru itu tampak mencolok saat warga datang ke tempat foto kopi itu. Tulisan mencuri perhatian itu yakni;

"ANTI KORUPSI...
KAMI TIDAK MELAYANI
- MARK UP HARGA
- BON KOSONG
- KWITANSI FIKTIF
SELAMATKAN DIRI DAN KELUARGA ANDA DENGAN RIZKI YANG HALAL"

Setiap pembeli ke toko foto kopi yang dimiliki oleh H Tri Sarwoto itu tampak selalu melihat tulisan yang terpampang itu.

Baca juga: Selama PPKM, PKL di Lembang Dapat Perhatian Khusus Polisi, Ini Alasannya

Sehari-hari, toko foto kopi ditunggui oleh Rudi (28), karyawan dari H Tri Sarwoto. Saat berbincang dengan Tribun pada Minggu (25/7/2021), tulisan itu sebagai bentuk sikap bahwa mereka tidak melayani permintaan mengarah ke praktik koruptif.

"Saya diajarin pak haji bahwa kalau pembeli ada pembeli minta bon kosong, bikin kwitansi fiktif hingga mark up harga, itu tandanya ada niat tidak baik, mau korupsi," kata Rudi.

Dia sudah bekerja di tempat itu sekira tiga tahun lalu. Saat pertama berkerja, dia diberi tahu soal kebiasaan pembeli dari mulai meminta bon kosong, dibuatkan kwitansi atas pembelian barang fiktif hingga mark up harga.

"Iya dikasih tahu dulu sama pak haji jangan melayani yang begitu-begitu, itu namanya korupsi," ucap dia.

Setelah diajari dan diberi tahu soal modus korupsi, fakta di lapangan ternyata memang demikian.

Baca juga: VIRAL di Kuningan, Jalan Digunakan Tempat Pernikahan, Backhoe hingga Truk pun Mampir ke Pelaminan

"Awal-awal saya kerja disini banyak banget yang minta bon kosong, minta dicap stempel dari sini sampai minta isiin harga di bon pembelian yang dibeli dari tempat lain," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved