Breaking News:

PPKM Darurat

Ridwan Kamil Instruksikan Semua Pejabat Pemprov Blusukan ke Daerah Bagikan Bantuan dan Tangani Covid

Kang Emil meminta kepada seluruh pejabat untuk turun langsung ke lapangan guna menyemangati dan memberikan bantuan secara langsung.

Istimewa/ Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menyalurkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kabupaten Bekasi, Jumat (23/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menginstruksikan kepada seluruh pejabat eselon II, III dan organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Jawa Barat untuk turun tangan dalam upaya pengendalian Covid-19. Seluruh pejabat di Pemprov Jawa Barat harus turun ke daerah yang ditugaskan.

“Saya sudah memerintahkan agar semua pejabat turun untuk menunjukan kehadirannya menyemangati masyarakat,” katanya melalui siaran digital, Minggu (25/7/2021).

Menurutnya, pihaknya membagi para pejabat untuk menjadi penghubung antara kepala daerah dengan Pemprov Jabar. Penugasan ini diyakini bisa mengakselerasi penanganan Covid-19 di daerah.

"Saya sudah memerintahkan kepada semua pejabat turun untuk menunjukkan kehadirannya menyemangati masyarakat. Kita ada 27 daerah, di mana dinas sekarang ditugaskan menjadi penghubung. Istilahnya adalah semua dinas adalah dinas kesehatan, semua PNS hari ini adalah petugas kesehatan," ucapnya.

Oleh karena itu, Kang Emil meminta kepada seluruh pejabat untuk turun langsung ke lapangan guna menyemangati dan memberikan bantuan secara langsung. Dari mulai level pejabat Eselon I hingga pejabat Eselon III.

"Jadi semua dinas saya perintahkan akhir pekan ini turun. Esselon II, Esselon III melaporkan untuk menyemangati bahwa kita sama-sama prihatin. Berempati kepada masyarakat walaupun kita paham, tidak kelihatan diomongin, kelihatan juga diomongin. Jadi mendingan dikerjakan saja walaupun diomongin," katanya.

Ridwan Kamil pun kembali menyalurkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Baca juga: Ridwan Kamil Blusukan di Kabupaten Bogor dan Cianjur: Semua PNS adalah Relawan

Menurut Kang Emil, bantuan dibagikan untuk mereka-mereka yang terkena dampak PPKM Level 4, tetapi tidak masuk ke dalam data formal. Untuk itu diperlukan inisiatif di lapangan membantu masyarakat yang tak terdata tersebut.

"Saya kira dan menyisir khusus mereka yang tidak termasuk ke dalam data formal, karena selalu ada dalam situasi seperti ini misalkan pedagang-pedagang yang KTP-nya dari luar tidak masuk ke dalam daftar lokal. Jadi semangat hadir itu ingin ditunjukkan khusus untuk mereka yang tidak terwakili oleh sistem yang formal," ucapnya.

Bantuan ini mencakup semua profesi yang terdampak pandemi dan tak terdata dalam sistem. Seperti misalnya adalah para pedagang hingga para seniman yang pemasukannya sangat terdampak efek dari pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM Level 4.

"Sesuai arahan Presiden, semua profesi dibantu. Jadi bantuan provinsi itu mayoritasnya akan kepada mereka yang berbasis profesi. Dari profesi itu karena kegiatan seni budaya sangat-sangat terkendala. Berbeda dengan mereka yang berdagang tiap hari, kalau ini betul-betul demand pasar tidak ada sama sekali. Tekniknya juga sama, ada yang formal dan informal. Jadi, dari pintu mana saja," imbuhnya.

Baca juga: Tempat Tidur di RS Mulai Tersedia Lagi, Ridwan Kamil Sebut Tingkat Keterisian di RS Sudah Turun

Kang Emil menambahkan, pemberian bantuan ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu dan meringankan beban masyarakat. Blusukan yang dilakukan oleh Kang Emil juga sekaligus untuk memberikan semangat kepada masyarakat secara langsung di dalam situasi sulit ini.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved