Breaking News:

Pak Uu Sebut Pemerintah Waspadai Potensi Bencana Banjir dan Longsor, Ajak Masyarakat Berpartisipasi

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah Provinsi Jabar pun selalu mengantisipasi bencana alam seperti banjir dan longsor di Jabar

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Darajat Arianto
Istimewa/ dokumen pribadi Wagub Jabar
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Cuaca ekstrem yang terjadi di berbagai belahan dunia baru-baru ini menjadi perhatian masyarakat internasional. Betapa tidak, bencana banjir, longsor, dan dampai cuaca ekstrem lainnya tidak hanya terjadi di negara berkembang seperti biasanya, namun juga terjadi di negara-negara maju seperti di Eropa dan Asia Timur.

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah Provinsi Jabar pun selalu mengantisipasi bencana alam seperti banjir dan longsor di wilayah Jawa Barat. Apalagi, pada musim kemarau tahun ini masih terjadi hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah kawasan.

Apalagi, kata Uu, semuanya masih terjadi dalam suasana pandemi Covid-19, termasuk juga dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Musim pun tampaknya akan mengalami pergeseran kembali dari musim kemarau menjadi musim hujan.

Uu mengatakan apapun perubahan cuaca yang terjadi, semua pihak harus bisa memanfaatkan cuaca basah ini, sekaligus harus menghindari kemudharatan.

Ia menambahkan, musim hujan ini adalah rahmat dari Allah yang harus disyukuri dengan memanfaatkannya untuk kegiatan pertanian dan kehidupan masyarakat.

Uu menuturkan bahwa di samping itu semua pihak juga harus mewaspadai dengan bahaya yang selalu datang tiba-tiba.

Bencana di Jabar, katanya, sebagian besar dipicu tingginya curah hujan yang tidak disertai dengan kesiapan infrastruktur saluran air dan juga teknis penataan pembangunan. Hal ini mengakibatkan banjir atau longsor.

“Saya berharap masyarakat Jawa barat dalam perubahan iklim dan perubahan cuaca ini bukan hanya hati-hati, tetapi harus waspada terhadap turunnya hujan yang kita rasakan hari ini," ungkap Sosok Panglima Santri Jabar melalui ponsel, Minggi (25/7).

Untuk mengantisipasinya, Uu meminta semua pihak bisa memulai membenahi infrastruktur saluran air seperti membersikan selokan dengan kerja bakti, gerakan Jumat bersih, ataupun dengan gerakan-gerakan yang lain untuk membersihkan lingkungan dari sampah. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved