Breaking News:

Nenek Karyem Tak Kuasa Menangis Tangis Saat Satgas Covid-19 Datang,

Nenek Karyem (80) tak kuasa menahan air matanya yang tiba-tiba keluar saat didatangi petugas Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Minggu (25/7/2021).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Darajat Arianto

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Nenek Karyem (80) tak kuasa menahan air matanya yang tiba-tiba keluar saat didatangi petugas Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Minggu (25/7/2021).

Di kediamannya di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, petugas mengantarkan langsung bantuan sosial untuk nenek tersebut.

Karyem mengatakan, sangat senang bisa menerima bantuan, ia pun terharu di masa sulit pandemi Covid-19 ini masih ada yang peduli terhadap dirinya.

"Alhamdulillah, senang masih ada orang baik yang bantu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Karyem menceritakan, dirinya sebelumnya memang sempat menerima bantuan, ia terdata sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Hanya saja, sejak tahun 2021, ia sudah tidak mendapat bantuan lagi karena update data terbaru.

Meski tinggal seorang diri di rumah gubuk berukuran 3x3 meter yang terbuat dari bilik bambu, ia tidak mendapat bantuan sejak namanya tak masuk dalam KPM.

Hal tersebut karena persoalan administrasi, KTP milik Karyem masih yang lama dan belum diganti menjadi E-KTP.

Adapun untuk kebutuhan makan dan lain sebagainya, disampaikan Karyem, beruntung ia masih memiliki anak. 

Anak Karyem, Tarjuni (47) yang tinggal di dekat rumahnya selalu memberi makan ibunya tersebut setiap hari.

"Ada anak alhamdulillah, meski sama-sama susah. Anak kerja serabutan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI)," ucapnya.

Sementara itu, PJ Kepala Desa Majakerta, Dewi Leliyanah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah daerah.

Yakni berupa beras seberat 5 kilogram untuk masyarakat miskin yang tidak terdata dalam bantuan pemerintah pusat atau warga non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

"Bantuan beras 5 kilogram ini diberikan kepada warga fakir miskin, bantuan dari Bupati Indramayu untuk meringankan beban warga selama PPKM," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved