Breaking News:

Bahagianya Nakes Asal Bandung Barat Insentif Segera Cair, Selama Ini Harus Cari Uang Tambahan

Kebahagian tengah menyelimuti tenaga kesehatan di Kabupaten Bandung Barat karena pemerintah akan segera mencairkan insentif nakes yang selama 7 bulan

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
Bahagianya Nakes Asal Bandung Barat Insentif Segera Cair, Selama Ini Harus Cari Uang Tambahan
Tribunjabar.id/M. Syarif Abdusalam
ILUSTRASI - tenaga kesehatan di RSUD Cililin.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kebahagian tengah menyelimuti tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) karena pemerintah akan segera mencairkan insentif nakes yang selama 7 bulan sejak Januari hingga Juli 2021 tak kunjung cair.

Seperti diketahui, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) KBB, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 24,4 miliar untuk mencairkan insentif tersebut dengan rincian untuk 350 nakes berstatus PNS sebesar Rp 9,7 miliar dan 508 nakes non-PNS sebesar Rp 14,7 miliar.

Nakes RSUD Cililin, Tioasi Harauli, mengaku sangat senang dengan adanya informasi tentang pencarian insentif tersebut karena hal ini sudah ditunggu sejak lama yakni sejak bulan Januari 2021 lalu.

"Saya senang sekali, saya mendapat kabar baik nih, buat teman-teman kalau misalnya cair minggu ini atau 2 minggu kedepan," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id melalui sambungan telepon, Minggu (25/7/2021).

Namun, dia belum bisa memberikan tanggapan lebih jauh karena pihaknya untuk saat ini belum menerima insentif tersebut. Hanya saja, kata dia, dengan adanya informasi ini, pencairan insentif sudah pasti ada progresnya.

"Artinya, ini sudah ada progresnya lagi dari apa yang kami harapkan atau kami perjuangkan selama ini," kata Tioasi.

Kebahagian dirinya dalam mendapat informasi ini tak terbendung, mengingat insentif yang belum cair selama 7 bulan ini bukan waktu yang singkat, terlebih nakes juga memiliki banyak kebutuhan.

"Jujur saja waktu 7 bulan itu bukan waktu yang singkat kan. Kami tetap bekerja, diharuskan karena sudah menjadi tanggungjawab moral kami untuk melayani, terutama pasien Covid-19," ucapnya.

Ia mengatakan, pencairan insentif tersebut sangat berharga untuk membayar semua kebutuhan. Bahkan, kata dia, ada beberapa nakes yang harus gali lobang tutup lobang untuk memenuhi kebutuhannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved