Breaking News:

TEGA! Orang Isolasi Mandiri di Rumah karena Covid-19 Malah Diikat, Diseret, dan Dipukuli

Sejumlah warga memukuli seorang pria positif Covid-19 dalam kondisi tubuh diikat dan diseret-seret.

Editor: Giri
Ist/tribun jambi
Ilustrasi - Sejumlah warga memukuli seorang pria positif Covid-19 dalam kondisi tubuh diikat dan diseret-seret. 

Menurutnya, tindakan warga terhadap sang paman sudah keterlaluan.

Sebab, pamannya diperlakukan secara tidak manusiawi.

"Tulang saya diikat, diseret dan dipukul masyarakat seperti binatang," kata dia.  

Jhosua meminta, aparat dan pemerintah tidak tinggal diam.

"Saya ingin kejadian itu diproses secara hukum. Karena sudah sangat tidak manusiawi," kata Jhosua.

Baca juga: Tentang Intimidasi dari Polisi, Ini Kata Ketua Dema IAIS dan Koordinator Absi yang Akan Gelar Aksi

Kepala Bidang Penerangan Masyarakat (Kabid Penmas) Kepolisian Daerah Sumatera Utara, AKBP MP Nainggolan, membenarkan adanya kejadian itu.

Saat ini, polisi pun telah bergerak.

"Benar (kejadiannya), sudah ditangani Polres Toba. Saya sudah bicara dengan Kasubbag Humas, LP sudah diterima dan akan diproses," ungkap Nainggolan.

Baca juga: Tetangga Bikin Keluarga Windy Cantika Menangis Haru: Terima Kasih Sudah Berikan Prestasi

Sementara, Kepala Polisi Resor Toba, AKBP Akala Fikta Jaya, belum memberikan keterangan atas kejadian tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Pria Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Warga di Kabupaten Toba", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/07/24/181748478/viral-video-pria-positif-covid-19-diikat-diseret-dan-dipukuli-warga-di?page=all#page2.

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved