Breaking News:

Akan Berhadapan dengan Atlet Israel, Judoka Aljazair Pilih Konsekuensi Tinggalkan Olimpiade Tokyo

Atlet judo Aljazair harus meninggalkan ajang Olimpiade Tokyo 2020 karena menolak bertarung melawan atlet asal Israel.

Editor: Giri
Atlet judo Aljazair, Fethi Nourine, memilih konsekuensi meninggalkan Olimpiade Tokyo 2020 daripada berhadapan dengan atlet Israel.. [SS/YOUTUBE/BUZZ NEWS](SS/YOUTUBE/BUZZ NEWS) 

TRIBUNJABAR.ID, TOKYO - Atlet judo Aljazair harus meninggalkan ajang Olimpiade Tokyo 2020 karena menolak bertarung melawan atlet asal Israel.

Akibatnya, akreditasi Fethi Nourine dan pelatihnya Amar Benikhlef pada Sabtu (24/7/2021) ditarik. Mereka pun dipulangkan.

Nourine menghadapi atlet judo Sudan, Mohammed Abdalrasool pada Senin (19/7/2021) dalam pertarungan pertamanya.

Kemudian pada putaran kedua akan menghadapi Tohar Butbul dari Israel.

Namun di televisi Aljazair pada Kamis (22/7/2021), Nourine mengatakan, ia adalah pendukung Palestina, sehingga tidak mungkin baginya untuk berhadapan dengan Israel.

"Kami bekerja keras untuk mencapai Olimpiade...tetapi, perjuangan Palestina lebih besar dari semua ini," ujar Nourine sambil menegaskan bahwa keputusannya adalan "final", seperti yang dilansir Kompas.com dari AFP pada Sabtu (24/7/2021).

Pada Sabtu (24/7/2021), komite eksekutif Federasi Judo Internasional (IJF) mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan Nourine dan Benikhlef dari pertandingan judo.

Sebagai tanggapan, Komite Olimpiade Aljazair menarik akreditasi mereka dan mereka akan dipulangkan dengan pesawat, dan kemungkinan akan diberi sanksi lebih lanjut.

IJF mengatakan sikap Nourine "bertentangan dengan filosofi Federasi Judo Internasional".

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved