Breaking News:

Kisah Nenek 82 Tahun di Cianjur Mengais Jerami Sisa Panen, Mencari Butiran Padi Demi Bertahan Hidup

Nenek Edoh langsung bersimpuh ketika mendapat bantuan dari Kapolsek Mande dan anggota TNI.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Nenek Edoh sedang memisahkan jerami sisa panen di Kecamatan Mande, Cianjur, Jumat (23/7/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Tubuhnya yang sudah bungkuk hampir hilang ditelan tumpukan jerami di sebuah lahan sawah yang baru saja dipanen.

Tangan kirinya memegang besi sebesar lidi dan tangan kanannya memegang jerami sisa panen sawah yang punya lahan.

Sudah hampir dua jam, nenek tua yang mengenakan topi caping ini memungut jerami sisa panen.

Belakangan diketahui ternyata nenek yang satu matanya sudah tak bisa melihat ini sudah terbiasa memungut jerami sisa panen untuk dikumpulkan padinya.

Jumat (23/7/2021) pagi hingga siang hari nenek yang belakang diketahui bernama Edoh (82) ini hanya mampu mengumpulkan butiran padi sebanyak dua liter.

Setelah ditumbuk menjadi beras, beratnya kembali berkurang menjadi satu liter.

Meski satu liter, Nenek Edoh berujar beras tersebut bisa menyambung hidupnya selama tiga hari.

Setelah habis, ia akan mencari lagi lahan sawah yang sudah dipanen.

Jalannya sudah membungkuk, ia berjalan di pematang sawah dari satu tumpukan jerami ke tumpukan jerami mencari batang demi batang jerami yang masih bersisa padi.

Karung berwarna putih ia jadikan alas agar padi yang jatuh tak tercerai berai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved