Breaking News:

Sumedang Zona Merah Covid-19, Hari Ini Kasus Positif Kembali Melejit

Kasus harian penyebaran covid-19 di kabupaten Sumedang terus mengalami kenaikan

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA
ilustrasi covid 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pusat telah menetapkan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menjadi zona merah atau daerah berisiko tinggi penularan Covid-19 .

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJabar.id dari Satgas Penanganan Covid-19 Sumedang, kasus harian penyebaran covid-19 di kabupaten tersebut terus mengalami kenaikan menyusul terdapat kasus baru sebanyak puluhan orang pada Kamis (22/7/2021).

"Penambahan pada kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 ada 68 orang. Sehingga total kasus di Sumedang menjadi 7.888 orang," kata Iwa Kuswaeri, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Sumedang saat dihubungi TribunJabar.id melalui sambungan seluler.

Baca juga: Yana Khawatir, Kerumunan Demo PPKM di Bandung Berimbas pada Penambahan Kasus Covid-19

Dari jumlah kasus tersebut, kata Iwa, sebanyak 214 pasien dilaporkan meninggal dunia menyusul terjadi penambahan sebanyak 3 orang pasien meninggal dunia setelah menjalani perawatan intsensif di RSUD Sumedang.

"Pasien sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 14 orang, sehingga total pasien sembuh usai selesai menjalani isolasi menjadi 7.438 orang," katanya.

Sebanyak 46 pasien tengah dirawat dan diisolasi di RSUD Sumedang, dan sebanyak 190 pasien tengah menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Ini 3 Langkah Turunkan Kasus Covid-19 di Kelurahan Majalengka Wetan, Bisa Diikuti Daerah Lain

Iwa mengimbau warga Sumedang  untuk selalu menerapkan protokol kesehatan meliputi disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Terlebih, ujar Iwa, saat ini Sumedang telah ditetapkan zona merah atau resiko tinggi penularaan Covid-19.

"Saat ini, Sumedang menjadi zona merah Covid-19, warga diimbau tetap menjaga kesehatan, dan disiplin menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved