Breaking News:

Masih Ingat Sinta? Bocah 7 Tahun di Indramayu Urus Ibu yang ODGJ, Kini Ia Sekolah, Ingin Jadi Dokter

Alasan Sinta Murni jadi dokter sangat menyentuh hati. Ia ingin menyebuhkan sang ibu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Istimewa/LPAI Indramayu
LPAI Indramayu saat mengantar Sinta Murni ke Yayasan di wilayah Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Masih ingat dengan Sinta Murni, bocah berusia 7 tahun yang mengurusi ibunya yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Indramayu?

Bocah warga Desa/Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu itu kini sudah dapat menempuh pendidikan seperti teman-teman seumurannya.

Pada hari ini, Sinta Murni dibawa oleh Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) ke sebuah Yayasan di wilayah Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Kamis (22/7/2021).

Koordinator Lapangan LPAI Indramayu, Adi Wijaya mengatakan, dengan dapat menempuh pendidikan yang layak, diharapkan Sinta Murni dapat meraih masa depan yang lebih baik.

Terlebih, Sinta Murni sendiri memiliki cita-cita mulia ingin menjadi dokter untuk menyembuhkan ibunya.

Nantinya, di sana Sinta Murni akan masuk SD dan belajar mengaji di Yayasan.

"Untuk ke depannya, saya berharap, anak ini supaya sukses dan terkabul cita-citanya untuk jadi dokter," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Sinta Murni, bocah berusia sekitar 7 tahun yang tinggal rumah gubuk mengurusi ibunya yang ODGJ di Desa/Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (23/6/2021).
Sinta Murni, bocah berusia sekitar 7 tahun yang tinggal rumah gubuk mengurusi ibunya yang ODGJ di Desa/Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (23/6/2021). (Tribun Jabar)

Adi Wijaya menyampaikan, saat mengantar Sinta Murni ke yayasan, LPAI juga didampingi oleh petugas motekar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Indramayu, pemerintah desa, dan pihak keluarga.

Ibu dari Sinta Murni yang juga mengalami ODGJ, Nani (37) turut hadir mengantarkan anaknya tersebut.

Disampaikan Adi Wijaya, Nani pun tampak bahagia saat anaknya tersebut dimasukan ke Yayasan.

Nani juga berpesan agar Sinta Murni menjadi anak yang baik dan menurut kepada para pengasuhnya.

Di sisi lain, LPAI Indramayu juga sangat berharap kepada pemerintah daerah untuk dapat menyediakan yayasan untuk menampung anak-anak kurang beruntung di Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, selama menangani persoalan kasus anak, LPAI Indramayu terpaksa melimpahkan korban anak ke Yayasan di Kabupaten Subang sebagai tindak lanjut penanganan.

"Saya juga minta mohon ke pihak pemerintah daerah untuk bisa mengadakan tempat yayasan tentang anak, karena banyak anak-anak yang ditangani dilimpahkan ke Subang," ujar dia.

Baca juga: MEMILUKAN, Bocah 7 Tahun Asal Indramayu Ini Tak Bisa Sekolah, Urus Ibunya yang ODGJ di Rumah Gubuk

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved