Breaking News:

Kabar Gembira, Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan Penanganan Covid-19 di Jabar Segera Turun

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyelesaikan pembayaran dana insentif untuk tenaga kesehatan penanganan COVID-19 karena semua rumah sakit sudah

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Darajat Arianto
tribunjabar/siti fatimah
Dr. R. Nina Susana Dewi, SpPK(K), MKes,MMRS 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyelesaikan pembayaran dana insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) penanganan COVID-19 pada Juli 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Jabar Nina Susana Dewi mengatakan, semua rumah sakit sudah mengajukan pencairan insentif untuk nakes. 

"Semua rumah sakit sudah mengajukan pencairan dana insentif nakes, lengkap dengan persyaratan administrasinya," kata Nina melalui ponsel, Kamis (22/7).

Sebelumnya, pembayaran dana insentif nakes yang menangani COVID-19 sempat terhambat.

Salah satu faktornya karena belum semua rumah sakit mengajukan, dan adanya peraturan baru Kemenkes No 12/2021 dan perubahan nomenklatur dalam Permendagri yang baru turun pada April 2021.

"Perubahan aturan itu mengakibatkan harus adanya penyesuaian yang membutuhkan waktu. Jadi ini masalahnya teknis saja sehingga hingga pertengahan Juli kemarin baru 34 persenan lebih yang terbayarkan. Namun karena saat ini semua perubahan aturan itu sudah bisa kami ikuti, maka InsyaAllah bulan Juli ini semua bisa tersalurkan," ucapnya.

Untuk dana insentif nakes penanganan COVID-19, Pemda Provinsi Jabar menganggarkan Rp 59,2 miliar dalam APBD TA 2021.

Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar Nanin Hayani Adam, dana bukan kendala terhambatnya pembayaran insentif nakes.

"Dalam APBD sudah kita anggarkan, jadi ini bukan masalah dana, tetapi soal perubahan aturan," ujar Nanin.

Di Jabar sendiri terdapat lebih dari 41.000 nakes yang menerima insentif penanganan COVID-19.

Mereka terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat dan tenaga medis lainnya, masing-masing mendapatkan insentif yang bervariasi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved