Breaking News:

Cara Menggunakan Oximeter dan Tips Meningkatkan Nilai Saturasi Oksigen di Bawah 95 Persen

Oximeter digunakan untuk mengukur saturasi oksigen atau tingkat oksigen dalam darah di tubuh.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Widia Lestari
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pulse Oximeter atau Oksimeter, pengukur kadar oksigen dalam darah. 

TRIBUNJABAR.ID - Oximeter digunakan untuk mengukur saturasi oksigen atau tingkat oksigen dalam darah di tubuh.

Saat ini, alat tersebut kerap digunakan panderita Covid-19 termasuk mereka yang menjalani isolasi mandiri.

Pasien Covid-19 yang isolasi mandiri harus memantau saturasi oksigen secara berjala untuk mencegah kondisi semakin buruk.

Baca juga: Penerapan PPKM untuk Mengendalikan Laju Covid-19 dan Menjaga Kehidupan Masyarakat

Cara menggunakan oximeter

Cara memakai oximeter cukup mudah, yakni meletakkan ujung jari pada oximeter yang berbentuk penjepit.

Tunggu beberapa saat, oximeter akan menampilkan angka-angka di layar.

Angka tersebut adalah nilai saturasi oksigen dan pengukuran detak jantung.

Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), oximeter nadi terdiri dari sensor (atau probe) dan layar monitor.

Sensor atau probe terletak di bagian yang dipasang di jari dan mendeteksi berapa persentase hemoglobin dalam aliran darah di jari.

Hasil pengukuran ini ditampilkan sebagai gelombang denyut nadi di monitor yang kemudian diterjemahkan sebagai angka saturasi oksigen.

Pulse Oximeter atau Oksimeter, pengukur kadar oksigen dalam darah.
Pulse Oximeter atau Oksimeter, pengukur kadar oksigen dalam darah. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved