Breaking News:

Berikut Ini Daftar 13 Pintu Bantuan untuk Masyarakat di Jabar, dari Pusat hingga Kabupaten/Kota

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jabar, Dodo Suhendar, mengatakan, ada 13 pintu bantuan sosial (bansos) formal selama PPKM.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Istimewa
Ilustrasi bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jabar, Dodo Suhendar, mengatakan, ada 13 pintu bantuan sosial (bansos) formal selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berlangsung. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Sosial Provinsi Jabar, Dodo Suhendar, mengatakan, ada 13 pintu bantuan sosial (bansos) formal selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berlangsung.

Ada yang dari pemerintah pusat sampai pemerintah kabupaten/kota.

Ke-13 bansos tersebut, yakni (1) PKH Reguler Triwulan 3; (2) BNPT/Program Sembako Reguler; (3) Bantuan Sosial Tunai; (4) Bantuan Beras Cadangan Pemerintah untuk KPM PKH; (5) Bantuan Beras Cadangan Pemerintah untuk BST; (6) Tambahan Bantuan Beras Cadangan Pemerintah untuk Pemkab/Pemkot. (7) Bantuan Beras 5 kilogram x 1 Bulan dari Dana Non-APBN dari Kantor Sekpres.

Kemudian, (8) Bansos Pemkab dan Pemkot (Kota Bandung, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Bogor); (9) BLT Dana Desa; (10) Bantuan Pelaku Usaha Mikro; (11) Bantuan Diskon Listrik; (12) Kartu Prakerja; dan (13) Bantuan Subsidi Kuota Internet.

Dodo mengatakan jumlah penerima ke-13 bantuan tersebut di Jabar mencapai 10.129.949 keluarga penerima manfaat (KPM) dan 4.362.641 orang.

Ia juga menjelaskan, ada penambahan penerima PKH dan bantuan sosial tunai (BST) di Jabar.

"Jumlah penerima PKH semula 1.718.362 KK menjadi 1.813.956 KK. Kemudian, jumlah penerima BST, dari 1.957.321 KK menjadi 2.060.882 KK. Penambahan ini kemungkinan dari hasil usulan Pemda Provinsi maupun Pemda Kabupaten/Kota yang sudah masuk ke buffer stock data Kemensos, sudah ber-NIK valid dan padan dengan Kemendagri," kata Dodo melalui ponsel, Kamis (22/7/2021).

Dodo menjelaskan, penerima bansos dari pemerintah pusat berbeda dengan keluarga rumah tangga sasaran (KRTS) bansos Pemprov Jabar.

Perbedaan itu karena penerima bansos Provinsi Jabar merupakan masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang belum masuk dalam DTKS atau non-DTKS.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved