Breaking News:

Persib Bandung

Robert Alberts Tetap Optimistis Persib Bandung akan Tampil Maksimal di Liga 1 2021

Liga 1 2021 yang terus tertunda akibat tinggi angka Covid-19 disesalkan oleh pelatih Persib Bandung, Robert Alberts.

Penulis: Fakhri Fadlurrohman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, saat memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Fakhri Fadlurrohman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rencana perpanjangan PPKM hingga akhir bulan Juli membuat perhelatan Liga 1 2021, yang direncanakan dimulai pertengahan Juli, pun ikut berubah jadwal.

Liga 1 2021 yang terus tertunda akibat tinggi angka Covid-19 disesalkan oleh pelatih Persib Bandung, Robert Alberts.

Robert menilai bahwa kebijakan PPKM tidak ada sangkut pautnya dengan pertandingan sepak bola.

"Pertanyaannya adalah kenapa pihak otoritas masih menghentikan liga. Negara-negara lain di dunia sudah mulai menggulirkan lagi liga dan olahraga profesional lainnya. Itu yang menjadi isu besarnya," ujar Robert kepada awak media belum lama ini.

Baca juga: Pemain Muda Persib Bandung Ardi Maulana, Gaya Main Mirip Dedi Kusnandar, tapi Idolanya Abdul Aziz

Walaupun demikian, pelatih berkebangsaan Belanda ini tetap optimistis bahwa tim asuhannya akan menjalankan pertandingan demi pertandingan secara optimal ketika Liga 1 2021 nanti berlangsung.

"Kami selalu optimistis dengan tim kami. Kami optimistis dengan kekuatan yang kami miliki. Kami selalu optimistis dengan kemungkinan kami untuk menjadi juara," kata Robert.

Opitmisme Robert Alberts ini ia lihat ketika permainan Persib Bandung yang bermain secara baik dan meraih tiga kali kemenangan secara beruntun ketika Liga 1 2020 bergulir.

"Kami adalah tim yang dalam tiga pertandingan mendapatkan hasil terbaik, spirit di dalam tim sangat bagus. Karena di masa pramusim, kami bersama-sama dan saat kick-off bisa memenangi tiga laga," ucapnya.

Namun Liga 1 2020 yang telah diawali baik oleh tim Maung Bandung harus dihentikan karena virus Covid-19 yang mulai merebak di Indonesia pada saat itu. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved