Breaking News:

ppkm Level 3 di Kabupaten Bandung, Pemkab Beri Kelonggaran, Ini Aturan Terbaru

Pemerintah Kabupaten Bandung akan terapkan PPKM level 3 mulai 21 hingga 25 Juli

Penulis: Cipta Permana | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Cipta Permana
ilustrasi Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan mengatur lalu lintas di Jalan Sadu Soreang, Sabtu (15/5/2021). Terpantau kemacetan kendaraan menuju Ciwidey sudah sepanjang 10 kilometer. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung akan terapkan PPKM level 3 mulai 21-25 Juli mendatang. Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat penerapan PPKM level 1-4 di kabupaten/kota secara virtual antara para kepala daerah  dengan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, serta Presiden Joko Widodo, Rabu (21/7/2021)

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, dari hasil rapat tersebut, dijelaskan bahwa berdasarkan instruksi Mendagri (inmendagri) nomor 22 Tahun 2021, penerapan PPKM level 3 secara perlakuan pembatasan kegiatan masyarakat hampir sama dengan PPKM Darurat sebelumnya.

Namun, terdapat beberapa kelonggaran dalam penerapan aturan, diantaranya pemberlakuan jam operasional bagi para pelaku UMKM.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Semua Daerah di Jabar Terapkan PPKM Level 4 sampai 25 Juli, Ini Penjelasannya

"Dalam Inmendagri dijelaskan bahwa dalam pemberlakuan PPKM level 3, ada kelonggaran bagi pelaku usaha seperti warung kopi atau warteg (Warung Tegal) itu boleh melaksanakan usahanya lebih malam, dan konsumen pun yang sebelumnya hanya boleh take away, sekarang boleh makan di tempat itu, tapi maksimalnya hanya 30 menit," ujarnya saat ditemui di RPH Baleendah, Rabu (21/7/2021)

Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, Kasat Lantas Polresta Bandung, Kompol Rislam Harfian mengatakan, dalam penerapan PPKM level 3 di wilayah Kabupaten Bandung, upaya penyekatan di beberapa titik arus lalu lintas dalam rangka pembatasan mobilitas masyarakat tetap  akan dilakukan. 

Bahkan, titik penyekatan akan dilakukan penambahan, khususnya akses menuju pusat keramaian.

Baca juga: PPKM Darurat, Resepsi Pernikahan Dibubarkan Satgas Covid-19, Warga Khawatir Muncul Klaster Baru

"Penyekatan lalu lintas dalam upaya pembatasan mobilitas masyarakat akan tetap dan terus kami lakukan, bahkan akan dilakukan penambahan titik penyekatan khususnya akses menuju pusat keramaian, seperti ring satu yang semula hanya enam titik, nanti akan di tambah empat, jadi ada 10 titik," ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (21/7/2021).

Terkait penambahan jumlah personel di titik penyekatan, pihaknya menyebut bahwa data lengkap terkait tersebut berada di Bagian Operasi Polresta Bandung.

Namun demikian untuk petugas gabungan Satlantas Polresta Bandung dengan instansi terkait saat ini kurang lebih mencapai 200 orang petugas.

Baca juga: Kabupaten Sumedang Ditetapkan Masuk PPKM Level 4, Ini Penjelasan Bupati Dony

"Secara penerapan pada masa PPKM level 3 akan sama dengan PPKM Darurat, hanya saja ada penambahan jumlah titiknya," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJabar.id, sebelumnya Polresta Bandung telah menerapkan sejumlah titik penyekatan di ring satu, dua, dan tiga Kabupaten Bandung dalam rangka penerapan PPKM Darurat.

Sejumlah titik penyekatan di ring 1 meliputi, Jalan Raya Al-Fathu, (mulai dari simpang tiga Al-Fathu hingga simpang empat Kantor Pemda Kabupaten Bandung), Jalan Raya Anggadiredja Baleendah (mulai simpang tiga Tugu sampai simpang empat PLN), Jalan Raya Banjaran - Dayeuh Kolot (dari simpang tiga Alun-alun Dayeuh Kolot sampai simpang tiga Andir).

Baca juga: Tiga Perusuh di Unjuk Rasa Protes PPKM Darurat di Bandung Tertular Virus Corona

Kemudian Jalan Raya Rancaekek - Majalaya (dari simpang tiga Dangdeur sampai simpang tiga Buah Dua), Jalan Raya Cicalengka (Alun-alun Cicalengka), Alun-alun Soreang, Alun-alun Banjaran, Alun-alun Ciparay, Alun-alun Majalaya, dan Alun-alun Ciwidey.

Sedangkan untuk penyekatan di ring 2, meliputi pemberlakuan pos cek poin di Nata Endah Kopo, simpang tiga Kersen Bojongsoang, dan simpang tiga Dangdeur Rancaekek.

Selanjutnya, untuk penyekatan di ring 3, meliputi pos cek poin di gerbang tol (GT) Soreang, GT, Cileunyi (Pasar Sehat), dan pos cek poin di Lingkar Barat Nagreg. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved