Kabupaten Subang Kehabisan Vaksin, Masyarakat Umum Bisa Divaksin Melalui Jalur TNI-POLRI

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Maxi mengatakan, target vaksinasi sudah lebih dari 100 persen dari yang dari yang ditentukan.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Irvan Maulana
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kabupaten Subang sudah kehabisan vaksin Covid-19, namun masyarakat masih bisa melakukan vaksinasi melalui jalur TNI dan Polri .

Vaksinasi melalui jalur TNI-Polri hingga kini masih berjalan.

Dengan habisnya stok vaksin, Kabupaten Subang sudah berhasil melampaui target yang ditentukan oleh Pemerintah Provinsi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Maxi mengatakan, target vaksinasi sudah lebih dari 100 persen dari yang dari yang ditentukan.

"Kami kehabisan, sekarang sisanya tinggal di TNI dan Polri. Untuk tenaga kesehatan saja kita sudah melampaui target," ujar Maxi ketika ditemui awak media di Kantor Dinas Kesehatan Jalan Letjen Soeprapto Kabupaten Subang, Rabu (21/7/2021).

Tercatat setidaknya 5.823 tenaga kesehatan di Kabupaten Subang telah divaksin, dengan total tersebut target vaksinasi untuk tenaga kesehatan mencapai 135 persen.

"Target awal ada 4.221 nakes, tapi sekarang hampir 6.000 sudah kami vaksin," kata dia.

Baca juga: Vaksin di Jabar Mulai Menipis, Ridwan Kamil; Menunggu Diberikan Oleh Pusat

Namun, target vaksinasi lansia dinilai cukup alot dan memakan waktu, target vaksinasi untuk lansia di Kabupaten Subang sebanyak kurang lebih 140.000 orang, namun hingga kini yang sudah divaksin baru 12.347 orang saja.

"Memang untuk lansia ini cukup alot, target kita 140 ribuan, tapi yang sudah divaksin baru 12.347 orang, kira-kira baru sekitar 8,8 persen," ujarnya.

Ia menilai, lambatnya vaksinasi dan kesadaran dari diri masing-masing, dan faktor lain kemungkinan mengidap penyakit berat sehingga tidak memungkinkan untuk divaksin.

"Ada beragam alasan misalnya mereka ini karena sudah tua ngomongnya ngapain divaksin, kadang mereka tidak ada yang antar ke Puskesmas. Padahal kami datangi mereka kerumah tapi setelah di-screening ternyata tensinya tinggi sehingga gagal divaksin," kata dia.

Lebih lanjut Maxi memaparkan, sasaran vaksinasi untuk pelayanan publik, dari target sebanyak 60.000 orang, juga telah melebihi target.

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Biasanya Lebih Cepat Sembuh, Gejala Juga Jauh Lebih Ringan

"Untuk pelayanan publik, itu kita sudah mencapai 91.618 orang, padahal targetnya 60.000 orang, artinya memang sudah melebihi target," kata dia.

Selanjutnya, target vaksinasi masyarakat umum juga telah berjalan dan baru mencapai 5,5 persen.

"Sasaran masyarakat umum itu sebanyak 928.000 orang, cuma saat ini baru hanya sekitar 51.000 orang saja yang sudah divaksin jumlahnya sama dengan 5,5 persen," ujarnya.

Sedangkan untuk peringkat target vaksinasi, Kabupaten Subang kini menduduki posisi ke lima di Jawa Barat.

"Total masyarakat yang sudah divaksin di Kabupaten Subang, ada 158.057 orang, baru 12,93 persen dari total sasaran vaksin 1,3 juta orang. Adapun ranking Kabupaten Subang dalam vaksinasi berada di posisi 5 Jawa Barat," ungkapnya.

Diharapkan Maxi, masyarakat Subang secara umum tumbuh kesadaran untuk divaksin, atau dimanapun tempatnya agar segera melakukan vaksinasi.

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Biasanya Lebih Cepat Sembuh, Gejala Juga Jauh Lebih Ringan

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved