Breaking News:

Ini Syarat Penerima Bantuan Sosial Tunai di Majalengka, Pakai Kartu Vaksin?

Kadinsos Kabupaten Majalengka, Gandana Purwana mengatakan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi masyarakat penerima Bantuan Sosial Tunai (BST)

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Majalengka, Gandana Purwana mengatakan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi masyarakat penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk menerima bantuan.

Salah satunya, harus mendapatkan surat panggilan dari kantor pos.

Selain itu, kartu keluarga (KK) dan KTP juga harus disertakan.

"Yang penting sesuai surat panggilan kantor pos, KK dan KTP," ujar Gandana kepada Tribun, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Hari Ini Pemkab Sumedang Kirim 5000 Paket Bansos, Masih Ada Dua Bansos yang Bakal Cair

Masih disampaikan Gandana, selama pelaksanaan penerimaan bantuan, masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan.

Seperti, memakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan.

"Karena akan dilakukan dengan sangat ketat dijaga oleh petugas kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk menghindari terjadinya kerumunan masa yang dikhawatirkan memicu terjadinya penyebaran Covid-19.  Di tempat penyaluran pun akan diatur oleh petugas pos dengan menjaga jarak masuk, dan semua yang datang dipastikan menggunakan masker," katanya.

Baca juga: PPKM Darurat Jawa-Bali Diperpanjang, Pembagian Bansos di Subang Dipercepat dan Dikawal TNI-Polri

Disinggung harus menyertai kartu vaksin, Gandana menyambut baik usulan tersebut.

Namun, yang jelas, syarat yang lainnya harus ada.

"Bisa dengan kartu vaksin atau tidak, yang penting syarat lainnya ada," katanya.

Gandana menambahkan, pihaknya berharap pendistribusian bantuan tersebut selesai sesuai jadwal yang telah dibuat bersama dengan kantor pos dan pihak bank.

Baca juga: Bansos Rp 600 Ribu di Karawang Cair Pekan Ini, Gunakan Untuk Beli Kebutuhan Pokok, Bukan Keinginan

Bagi penerima yang mengalami kendala seperti yang tengah sakit atau tidak bisa datang ke tempat penyaluran atau Kantor Pos karena sudah tua, maka dana akan diserahkan langsung ke rumahnya masing-masing, namun dilakukan setelah pendistribusian jadwal utama selesai.

“Yang diantar ke rumah akan dilakukan setelah jadwal utama selesai dilakukan. Tapi kami pastikan semua terdistribusikan dan mereka yang tidak bisa datang diantar ke rumahnya oleh petugas,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved