Breaking News:

PPKM Darurat

Imbas Pemberlakuan PPKM Level 3 di Kabupaten Bandung, Gelaran Pilkades Serentak Kembali Diundur

Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) terpaksa diundur

Penulis: Cipta Permana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Cipta Permana
Bupati Bandung, Dadang Supriatna menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bandung diundur, seiring berlakunya penerapan PPKM level 3 di Kabupaten Bandung, Rabu (21/7/2021) 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) terpaksa diundur, sebagai imbas dari keputusan pemerintah pusat yang memperpanjang masa PPKM dengan skema level mulai 21-25 Juli mendatang.

Kondisi pengunduran jadwal tersebut menjadi yang kedua kali setelah sebelumnya Pilkades di Kabupaten Bandung seharusnya digelar pada 14 Juli dan kemudian dijadwal ulang untuk 28 Juli, namun rencana itu pun urung dilakukan, seiring Kabupaten Bandung yang masuk dalam daerah yang harus menerapkan PPKM level 3.

"Kabupaten Bandung merupakan daerah yang akan menerapkan PPKM level 3. Kondisi ini berimbas pada pelaksanaan Pilkades serentak yang terpaksa di undur dari rencana yang ditetapkan sebelumnya, saya juga sudah buatkan surat edaran bahwa otomatis Pilkades serentak mundur termasuk PAW (Pengganti Antar Waktu)," ujarnya saat ditemui usai meninjau penyembelihan hewan kurban di rumah potong hewan (RPH) Baleendah, Rabu (21/7/2021).

Dadang mengungkapkan, ada dua opsi yang akan diterapkan untuk dapat menggelar Pilkades Kabupaten Bandung, pertama Pilkades akan digelar pada tanggal 4 Agustus 2021, jika kondisi PPKM level 3 dan 4 tidak diperpanjang atau berakhir pada 25 Juli, dan opsi kedua bila PPKM diperpanjang lagi, maka digelar pada 11 Agustus 2021.

"Tentu kita akan menunggu surat selanjutnya dari Mendagri, kaitannya dengan Pilkades ini. Apalagi di Kabupaten Bandung ini penyelenggaraan Pilkades merupakan program wajib yang harus dilakukan, kalau program lainnya bisa kita sesuaikan, terlebih ada 49 desa yang akan menggelar ini (Pilkades) dengan tiga desa diantaranya PAW," ucapnya

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Semua Daerah di Jabar Terapkan PPKM Level 4 sampai 25 Juli, Ini Penjelasannya

Dadang menuturkan, dengan tren peningkatan kasus penyebaran Covid-19 saat ini, maka, akan sangat berisiko apabila Pilkades dipaksakan untuk digelar dalam kondisi seperti itu.

"Yang paling riskan saat ini adalah kondisi masyarakat di lapangan, apabila dipaksakan untuk digelar sesuai jadwal, maka berpotensi terjadi penyebaran akibat adanya kerumununan masyarakat. Maka, saya mohon juga keputusan menteri dalam negeri (terkait Pilkades) agar segera ditetapkan," katanya.

Baca juga: Kabupaten Sumedang Ditetapkan Masuk PPKM Level 4, Ini Penjelasan Bupati Dony

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved