Breaking News:

Warga di Pangandaran Digegerkan Penemuan Mayat Laki-laki Terapung di Sungai, Punya Riwayat Epilepsi

Warga di Pangandaran digegerkan dengan penemuan seorang mayat berjenis kelamin laki-laki di bibir sungai Wonoharjo.

Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Kompas
Ilustrasi Mayat 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Warga di Pangandaran digegerkan dengan penemuan seorang mayat berjenis kelamin laki-laki di bibir sungai Wonoharjo.

Mayat tersebut ditemukan warga dalam posisi telentang di sungai Wonoharjo, tepatnya belakang pabrik Es Budi Darma Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Selasa (20/7/2021) sekitar pukul 9.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjabar.id, korban bernama Suteja alias Ute (55), warga Dusun Padasuka, Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto mengatakan, mayat yang ditemukan warga tersebut belum diketahui kronologisnya.

"Namun katanya, mayat tersebut punya riwayat penyakit Epilepsi atau Ayan. Cuman, kalau penyebab yang sebenarnya belum diketahui. Laporan dari warga setempat, tadi pagi sudah terapung di air," ujar Sakio saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Selasa (20/7/2021).

"Seusai memberi tahu keluarga korban, tadi juga Jenazah dievakuasi oleh kita SAR Barakuda, warga setempat, dan beberapa mekanik PO. Budiman yang berada di lokasi," katanya.

Baca juga: Viral, Mayat Digotong Langsung dari RS, Keluarga Tolak Jenazah Dinyatakan Meninggal Akibat Covid-19

Menurutnya, atas permintaan pihak keluarga korban, untuk pemulasaraan jenazah tidak dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran.

"Setelah berkoordinasi dengan pemerintah setempat, keluarga korban menginginkan jenazah dibawa langsung ke rumah duka," ucap Sakio. *

Baca juga: Berturut-turut Warga di Sejumlah Daerah di Kuningan Geger, Temuan 6 Mayat, Diduga Karena Ini

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved